Jordan Henderson Enggan Tukar Baju dengan Messi, Kenapa?

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 28 April 2020 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 51 2206335 jordan-henderson-enggan-tukar-baju-dengan-messi-kenapa-aUkf33nVIE.jpg Henderson (kiri) saat berduel dengan Messi. (Foto: Rex Features)

LIVERPOOL – Kapten Liverpool, Jordan Henderson, mengaku tak pernah berpikir untuk bertukar baju dengan pemain sepakbola mana pun, termasuk megabintang Barcelona, Lionel Messi. Hendo –sapaan akrab Henderson – menolak bertukar baju dengan pemain lain karena pernah mendapat saran dari mantan pelatihnya di Sunderland, Roy Keane.

Pada 2008, Henderson yang baru didatangkan dari Coventry City mendapatkan kesempatan berharga. Hendo ditangani langsung Roy Keane, sosok yang sebelumya melegenda bersama Manchester United.

Jordan Henderson

Selain memberikan sejumlah teknik dan taktik bermain kepada Henderson, Keane juga memberikan sejumlah pemamahan kepada gelandang 29 tahun tersebut. Keane meminta Hendo untuk tidak mengemis bertukar baju dengan pemain lain. Jika itu dilakukan, sama saja menunjukkan sisi lemah kita kepada orang lain.

BACA JUGA: Legenda Liverpool Michael Robinson Meninggal Dunia

Karena itulah di sepanjang karier profesionalnya, Henderson ogah bertukar baju dengan pemain lain, kecuali jika diminta. Kondisi itu juga terjadi ketika Henderson membela Liverpool di laga kontra Barcelona dalam dua leg semifinal Liga Champions 2018-2020.

Berhubung berstatus sebagai kapten tim, Hendo dapat dengan mudah mendapatkan jersey Messi, pemain pemilik trofi Ballon dOr terbanyak. Namun, privilige itu tidak dimanfaatkan calon pemain terbaik Liga Inggris 2019-2020 tersebut.

“Apakah saya pernah meminta baju Messi? Tidak, saya tidak pernah melakukan itu. Roy Keane berbicara kepada saya ketika menangani Sunderland. Jika Anda meminta jersey kepada pemain lain, itu sama saja Anda berutang kepada mereka,” kata Henderson menirukan ucapan Keane, mengutip dari The Sun, Selasa (28/4/2020).

Pada akhirnya, Henderson dan Liverpool yang tertawa. Sebab, saat itu Liverpool menang agregat 4-3 atas Barcelona dan berhak lolos ke final Liga champions 2018-2019. Kemudian di partai puncak, Liverpool menyegel gelar juara setelah menang 2-0 atas Tottenham Hotspur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini