6 Pemainnya Positif Virus Corona, Ranieri Serukan Tes Menyeluruh

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 16 April 2020 06:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 16 47 2199889 6-pemainnya-positif-virus-corona-ranieri-serukan-tes-menyeluruh-BwldxkFQVq.jpg Claudio Ranieri ingin ada tes menyeluruh (Foto: Sampdoria)

GENOA – Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri, mendesak agar dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh kepada semua pesepakbola yang berlaga di Liga Italia 2019-2020. Dengan cara itu, Serie A baru bisa dilanjutkan sesuai keinginan dari Federasi Sepakbola Italia (FIGC).

Seperti diketahui, Liga Italia 2019-2020 dihentikan sementara sejak awal Maret. Belum diketahui dengan pasti kapan kompetisi akan kembali bergulir. Menurut wacana, klub-klub baru mulai diizinkan berlatih pada 4 Mei 2020 sebagai persiapan kembali berlaga pada 31 Mei mendatang.

Baca juga: Ranieri Tanggapi Rencana Liga Italia yang Lakukan Pertandingan Setiap Tiga Hari Sekali

Skuad Sampdoria untuk musim 2019-2020 (Foto: Sampdoria)

Sampdoria termasuk klub dengan kasus positif virus Corona Covid-19 terparah di Italia. Sebanyak enam pemain Il Samp dan sejumlah staf klub dinyatakan positif mengidap Covid-19. Tentu saja, Claudio Ranieri khawatir dengan kondisi para pemainnya.

Pria berkebangsaan Italia itu menuturkan, ada seorang pemain yang pernah dinyatakan positif, lalu negatif, dan kembali positif mengidap virus Corona Covid-19 setelah menjalani isolasi di rumah. Karena itu, The Tinkerman menyarankan agar semua pesepakbola menjalani tes secara menyeluruh.

“Kami memiliki pemain yang dinyatakan positif, lalu negatif, dan setelah memulai latihan mandiri di rumah, kembali dites positif. Karena itu lah, saya merasa kita harus hati-hati. Saya juga membaca virus itu bakal punya efek jangka panjang pada jantung,” urai Claudio Ranieri, sebagaimana diwartakan Football Italia, Kamis (16/4/2020).

“Jika kami harus bermain, maka para pemain harus benar-benar sehat dan menjalani tes secara menyeluruh. Saya tidak mengatakan ini benar atau salah. Saya hanya ingin dokter setuju tentang apa yang harus dilakukan untuk memastikan keamanan pemain,” pungkas pria berusia 68 tahun itu.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini