nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Stepanovic ke Luka Jovic, Kariernya Telah Hancur sejak Pilih Madrid

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 04:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 29 46 2190604 stepanovic-ke-luka-jovic-kariernya-telah-hancur-sejak-pilih-madrid-EHAbiJ4hh2.jpg Pemain Madrid, Luka Jovic. (Foto: Twitter Madrid)

BELGRADE – Mantan pelatih Eintracht Frankfurt, Dragoslav Stepanovic, mengaku kecewa dengan keputusan Luka Jovic yang memilih untuk bergabung dengan Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2019 kemarin. Sebab menurutnya dengan Jovic pindah ke Madrid, maka karier pemain asal Serbia itu bisa langsung hancur seketika.

Anggapan Stepanovic itu pun dirasanya sudah terbukti, di mana Jovic masih kesulitan beradaptasi di Madrid. Padahal sewaktu masih tampil bersama Frankfurt, Jovic bisa dikatakan striker yang sangat mematikan.

Baca Juga: Wijnaldum Bicara soal Lawan Terberat Selama Berkarier di Dunia Sepakbola

Jovic dan kekasihny, Milosevic

Akan tetapi, di Madrid Jovic benar-benar tak bisa berbuat apa-apa. Ia tampak masih tak bisa mengikukti permainan Madrid dan gaya sepakbola Liga Spanyol. Hal itu tersebut diakui Stepanovic sungguh hal yang mengecewakan.

Sebab menurutn Stepanovic, Jovic telah menghancurkan kariernya sendiri karena terlalu cepat pindah dari Frankfurt. Terlebih dengan kasus Jovic yang keluar dari masa karantina di Madrid karena alasan hanya untuk bertemu sang kekasihnya di Serbia telah membuat seperti menjadi musuh bersama negara kelahirannya tersebut.

Hal itu dikarenakan Jovic ditakukan membawa virus corona ke dalam wilayah Serbia, khususnya Belgrade. Sebab ia pergi meninggalkan Madrid sebelum karantina 14 harinya berakhir. Jadi menurut Stepanovic, Jovic sudah menghancurkan kariernya sendiri sejak pilih Madrid.

“Dia (Jovic) satu-satunya orang yang melakukan segalanya sesuatunya hanya untuk menghancurkan karier diri sendiri. Jovic tampak seperti melawan dirinya sendiri,” kata Stepanovic, mengutip dari Marca, Minggu (29/3/2020).

“Dia sebenarnya sudah beruntung Adi Hutter memberikannya kesempatan di Frankfurt dan akhirnya bisa pindah ke Real Madrid sebagai transfer terbesar yang dimiliki para pemain Serbia sebelumnya. Namun, saya hanya tak menyangka apa yang sudah dia lakukan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini