nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sanksi Ancam Pemain Arema FC yang Tak Setor Video Latihan

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 00:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 25 49 2188951 sanksi-ancam-pemain-arema-fc-yang-tak-setor-video-latihan-MGZFxhJA88.jpg Skuad Arema FC saat ini berlatih di rumah masing-masing. (Foto: @AremaFcOfficial)

MALANG – Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, menegaskan timnya akan memberikan teguran keras kepada para pemain yang enggan mengirimkan video latihan mereka. Charis menilai, seharusnya para pemain tidak kesulitan mengirimkan video mengingat perkembangan teknologi telekomunikasi terhitung pesat.

Sekadar informasi mulai Senin 23 Maret 2020, tim pelatih Arema FC meliburkan Jonathan Bauman dan kawan-kawan imbas mewabahnya virus corona. Meski diliburkan, bukan berarti skuad Singo Edan –julukan Arema FC– dibiarkan berleha-leha.

Arema FC

Pelatih Mario Gomez yang dibantu sejumlah asistennya telah memberikan sejumlah program latihan mandiri kepada para pemain mereka. Nantinya, Kushedya Yudo dan kawan-kawan diminta tetap berlatih di rumah masing-masing.

BACA JUGA: Arema FC Terima Keputusan Penundaan Liga 1 2020

Hanya saja, tim pelatih Arema FC meminta bukti kepada para pemain bahwa mereka benar berlatih. Bukti itu diwujudkan melalui video, yang nantinya dikirimkan ke grup WhatsApp Arema FC atau secara pribadi kepada Charis.

“Tidak ada sanksi, tim pelatih Arema tidak memberikan sanksi kepada pemain. Hanya saja, tetap ada teguran keras dan tetap pasti ada konsekuensinya nanti untuk yang tidak melakukan program yang sudah kami buat,” kata Charis mengutip dari Wearemania, Kamis (26/3/2020).

“Setiap materi latihan tetap ada hitungannya, karena setiap materi ada pengulangan beberapa kali. Video bisa dikirim ke grup pemain Arema, atau japri (jalur pribadi) ke tim pelatih,” lanjut mantan bek andalan Tim Nasional Indonesia tersebut.

Pada Minggu 22 Maret 2020, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengumumkan Liga 1 2020 ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan. Karena itu, sejumlah klub seperti Persib Bandung dan Persebaya Surabaya meminta kejelasan kepada PSSI perihal kelanjutan kompetisi. Hal itu dibutuhkan mereka untuk mengambil langkah selanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini