Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

De Gea Kerap Lakukan Blunder Fatal, Ini Analisis Legenda Man United

Ezha Herdanu , Jurnalis-Kamis, 26 Desember 2019 |08:33 WIB
De Gea Kerap Lakukan <i>Blunder</i> Fatal, Ini Analisis Legenda Man United
David De Gea (Foto: Zimbio)
A
A
A

LONDON – Legenda Manchester United, Paul Parker, memberikan analisis soal sejumlah blunder yang dilakukan David de Gea bersama mantan klubnya itu di musim 2019-2020. Parker percaya blunder itu terjadi, lantaran De Gea mulai merasa terbebani dengan tuntutan seluruh elemen di Man United.

Sebagaimana diketahui, De Gea memang melakukan blunder fatal ketika memperkuat Man United pada laga melawan Watford pada akhir pekan kemarin. Blunder tersebut pun harus dibayar mahal oleh De Gea dengan kekalahan yang dialami Man United atas Watford dengan skor 0-2.

David De Gea

Bahkan sejak musim 2018-2019, tidak ada pemain yang melakukan blunder terbanyak selain De Gea dengan catatan sebanyak enam kali. Blunder fatal itu pun membuat De Gea menjadi bulan-bulanan dalam hari terakhir.

Baca Juga: Lingard Pertanyakan Mentalitas Man United

Parker pun coba memberikan komentar soal sejumlah blunder fatal yang dilakukan De Gea tersebut. Parker percaya bahwa tekanan besar menjadi penyebab utama De Gea mulai kehilangan fokus, sehingga kerap melakukan kesalahan-kesalahan bersama Man United.

“Saya pikir De Gea sedikit kecewa, itulah sebabnya blunder-blunder ini masuk ke dalam permainannya. Ia harus memikul banyak rekan setimnya di lapangan selama beberapa tahun terakhir dan saya tidak yakin pikirannya ada di tempat yang tepat saat ini,” ucap Parker, seperti disadur dari BBC Sport, Kamis (26/12/2019).

David De Gea

“Untuk insiden melawan Watford, ia entah berpikir ke depan dan mengacaukan pekerjaannya yang mudah, mungkin ia umumnya khawatir tentang keadaan klub, atau mungkin ia khawatir tentang penampilannya, terutama dengan Piala Eropa yang akan datang,” lanjutnya.

Baca Juga: Jelang Man United vs Newcastle, Solskjaer Beri Sinyal Akan Mainkan Pogba

“Akan tetapi saya merasa bahwa ada banyak pemain yang membuat lebih banyak kesalahan daripada dirinya. Ia menyeret Manchester United ke Eropa sendirian di musim sebelumnya. Kita harus ingat itu sebelum kita menyepelekannya atau menghukumnya,” tutup pria berusia 55 tahun itu.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement