nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ljungberg Ungkap Arti Penting Kemenangan Arsenal atas West Ham

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 11:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 10 45 2140098 ljungberg-ungkap-arti-penting-kemenangan-arsenal-atas-west-ham-e86YkFXw2Q.jpg West Ham United vs Arsenal (Foto: Laman Resmi Premier League)

LONDON – Arsenal akhirnya mampu menyudahi rentetan hasil minor mereka ketika melakoni matchday ke-16 Liga Inggris musim 2019-2020. Menghadapi West Ham United, skuad The Gunners –julukan Arsenal– mampu menutup laga dengan kemenangan 3-1 atas lawannya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di London Stadium, pada dini hari WIB itu, Arsenal memang memulai laga dengan performa kurang menjanjikan. Bahkan Arsenal harus puas menutup babak pertama dengan kondisi tertinggal 0-1 dari West Ham via gol dari Angelo Ogbonna.

West Ham vs Arsenal

Beruntung Arsenal mampu bangkit di babak kedua dan membalikkan keadaan melalui gol-gol yang dicetak oleh Gabriel Martinelli, Nicolas Pepe, serta Pierre-Emerick Aubameyang. Arsenal pun menutup laga itu dengan kemenangan 3-1.

Baca Juga: Akhiri Tren Negatif, Arsenal Bungkam West Ham United 3-1

Kemenangan itu pun menjadi akhir dari rentetan hasil minor yang didapat Arsenal di Liga Inggris 2019-2020. Sebelumnya, Arsenal harus melalui tujuh pertandingan teranyar mereka di Liga Inggris musim ini dengan tanpa meraih kemenangan.

Seusai laga kontra Arsenal, juru taktik Arsenal, Freddie Ljungberg, lantas memberikan komentarnya. Pelatih berkebangsaan Swedia tersebut mengungkapkan arti penting di balik kemenangan yang didapat Arsenal atas West Ham dini hari WIB tadi.

Freddie Ljungberg

“Ini (atas West Ham) kemenangan yang sangat berarti bagi para pemain saat mereka sedang berada di bawah tekanan besar. Saya bisa melihat West Ham kelelahan dan operan kami semakin tajam,” ucap Ljungberg, seperti dikutip dari BBC Sports, Selasa (10/12/2019).

Baca Juga: Merson: Siapapun Pelatihnya, Arsenal Bakal Tetap Terpuruk!

“Anak-anak memang luar biasa. Mereka bekerja sangat keras dan itu adalah yang kami bicarakan saat jeda. Itu murni kembali kepada para pemain. Saya hanya di sana (pinggir lapangan) untuk membimbing mereka,” tutup pelatih berusia 42 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini