Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjalanan Karier Timo Werner Selalu Diiringi Rekor Termuda

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Sabtu, 07 Desember 2019 |08:05 WIB
Perjalanan Karier Timo Werner Selalu Diiringi Rekor Termuda
Timo Werner saat membela VfB Sttutgart. (Foto: Sky Sports)
A
A
A

CINTA seorang anak terhadap sepakbola tidak akan bisa dipadamkan meski harus menempuh pendidikan formal hingga setara sekolah menengah. Hal itu lah yang terjadi kepada pesepkbola asal Jerman, Timo Werner, yang kini bermain untuk RB Leipzig.

Timo Werner lahir di Stuttgart, 6 Maret 1996, dari pasangan Gunther Schuh dan Sabine Werner. Melihat ada yang aneh? Sang pemain ternyata tidak memakai nama keluarga ayahnya sebagaimana lazimnya anak laki-laki di Eropa, yaitu Schuh. Ia justru terdaftar dengan nama family sang ibu, Werner.

Timo Werner

(Werner saat membela Sttutgart. Foto: YouTube)

Seperti anak laki-laki di berbagai belahan dunia, kecintaan Timo Werner terhadap sepakbola menurun dari ayahnya. Namun, tempaan keluarga membuatnya harus rela menempuh pendidikan formal hingga setara Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia.

Tekadnya semakin kuat melihat pekerjaan sang ayah yang juga sebagai pesepakbola serta idolanya, Mario Gomez. Namun, sang ibu, Sabine Werner, menginginkan putranya untuk lulus dulu pendidikan dasar baru masuk ke akademi sepakbola.

Beruntung, Timo Werner mampu membagi waktu antara sekolah dan sepakbola dengan baik. Ia lulus dari sekolah menengah pada 2014 di usia 17 tahun. Sembari menuntut ilmu di bangku sekolah, Timo Werner juga mengasah kemampuan sepakbolanya di klub lokal TSV Steinhaldenfeld.

Kebetulan, TSV Steinhaldenfeld memiliki koneksi bagus dengan VFB Stuttgart sehingga Timo Werner lantas terdaftar sebagai bocah akademi klub itu sejak 2002 atau ketika berusia enam tahun. Seperti sudah disinggung, ia sungguh pintar membagi waktu antara sepakbola dan pendidikan formal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement