LIVERPOOL – Pelatih Manchester City, Josep Pep Guardiola, mengaku tak mudah untuk timnya mempertahankan gelar Liga Inggris musim ini. Hal itu terjadi lantaran rival utama mereka yakni Liverpool tampil tangguh di kompetisi Liga Inggris 2019-2020.
Memasuki pekan ke-13, Liverpool belum pernah mengalami kekalahan satu pun dari lawan-lawannya. Mereka meraih 12 kemenangan dan satu kali imbang yang membuat Liverpool duduk di posisi puncak dengan unggul selisih delapan poin dari peringkat kedua, Leicester City.

Man City sendiri saat ini harus puas berada di urutan ketiga, berbeda sembilan poin dari Liverpool. Guardiola pun mengaku tidak akan merasa menyesal andai Man City gagal mempertahankan gelar juara. Sebab ia merasa kekalahan tersebut berasal dari tim yang lebih baik.
Baca juga Guardiola Buka Suara soal Cedera Sergio Aguero
“Liverpool terlihat tak terbendung. Saya tahu itu jauh dengan angka-angka ini. Tim saya selalu berusaha, tetapi kami menerima tim lain bisa lebih baik,” ungkap Guardiola, mengutip dari Goal, Senin (25/11/2019).
“Jadi (jika) kami kehilangan titel Liga Inggris, kami akan mencoba musim berikutnya. Ini bukan pertama kalinya Manchester City dalam 100 tahun sejarah kehilangan trofi Liga Inggris,” tambah pelatih berpaspor Spanyol tersebut.

“Jika kami tidak melakukannya, saya tidak akan pensiun tetapi saya akan kecewa, tim ini tidak pernah menyerah,” pungkas pelatih berkepala plontos tersebut.
Bukan tak mungkin jika Man City gagal meraih trofi Liga Inggris musim ini, Guardiola takkan menangani lagi mereka musim ini. Guardiola disebut-sebut memiliki keinginan untuk kembali menangani raksasa Jerman, Bayern Munich.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.