nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Bek yang Pernah Menangi Trofi Ballon dOr

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 12:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 05 51 2125904 3-bek-yang-pernah-menangi-trofi-ballon-dor-iLF8z7hbJN.jpg Ballon dOr (Foto: AS)

BALLON dOr biasanya dimenangkan oleh pemain yang berposisi penyerang ataupun gelandang. Dapat dihitung dengan jari berapa pemain yang bermain di luar posisi itu yang bisa mendapatkan Ballon dOr. Pemain yang berposisikan sebagai bek sangat jarang memenangkan Ballon dOr.

Namun, pada Ballon dOr 2019 ada nama bek tengah Liverpool, Virgil van Dijk yang kemungkinan besar bisa memenangkan penghargaan itu. Penampilan apik pemain berpaspor Belanda itu membawa ia untuk meraih trofi Pemain Terbaik Eropa 2019.

Pencapaian itu bukan tidak mungkin menular ke penghargaan lain seperti Ballon dOr. Jika Van Dijk bisa memenangkannya maka ia akan mengikuti jejak dari sedikit pemain berposisi bek yang mampu mendapatkan Ballon dOr. Berikut tiga bek yang pernah memenangkan trofi Ballon dOr, menukil dari Sportskeeda, Selasa (5/11/2019).

3. Matthias Sammer (1996)

Matthias Sammer (Foto: Sportskeeda)

Matthias Sammer awalnya tidak berposisi sebagai bek tengah melainkan gelandang bertahan. Akan tetapil, Pelatih Borussia Dortmund, Omar Hitzfeld mengubah posisi Sammer jadi libero pada musim 1994-1995. Keputusan itu tepat karena Sammer mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya sebagai libero.

Sammer kemudian mampu mempersembahkan dua trofi Liga Jerman beruntun pada 1995 dan 1996. Penampilan apik Sammer membuatnya diganjar penghargaan Pemain Terbaik Eropa dan Ballon dOr 1996. Sammer terus menunjukkan penampilan terbaiknya sebelum pensiun pada akhir musim 1997-1998.

2. Fabio Cannavaro (2006)

Fabio Cannavaro (Foto: Sportskeeda)

Fabio Cannavaro adalah salah satu bek tengah terbaik yang dimiliki Tim Nasional (Timnas) Italia. Nama Cannavaro pantas disandingkan dengan maestro teknik bertahan lain asal Italia seperti Franco Baresi, Paolo Maldini dan Alessandro Nesta.

Prestasi yang membuat Cannavaro meraih penghargaan Ballon dOr 2006 ialah membawa Timnas Italia menjuarai Piala Dunia pada tahun yang sama. Cannavaro membuat pertahanan Timnas Italia amat kukuh untuk tim-tim lawan.

Sebagai bek tengah, Cannavaro tidaklah terlalu tinggi tetapi ia memiliki lompatan yang luar biasa. Selain itu, kemampuannya dalam membaca permainan pun amatlah luar biasa. Cannavaro merupakan salah satu legenda dalam seni bertahan.

1. Franz Beckenbauer (1972 dan 1976)

Franz Beckenbauer (Foto: Sportskeeda)

Franz Beckenbauer adalah legenda dalam seni bertahan untuk Timnas Jerman. Apabila Timnas Italia punya bek tengah hebat seperti Baressi, Maldini, Nesta dan Cannavaro maka Beckenbauer adalah senjata andalan Der Panzer –julukan Timnas Jerman– di lini pertahanan.

Beckenbauer juga merupakan pemain yang pertama kali membuat posisi bek tidak hanya berguna untuk menyapu bola tetapi juga membangun serangan. Beckenbauer adalah sosok yang tidak hanya ahli dalam menghentikan lawan tetapi juga menjembatani serangan ke lini depan.

Dalam kariernya yang sangat sukses, Beckenbauer memenangkan hampir semua trofi saat bersama Bayern Munich dan Jerman Barat termasuk tiga Piala Eropa berturut-turut, Piala Dunia dan Liga Champions. Beckenbauer memenangkan Ballon dOr pada 1972 dan 1976, kemudian juga menjadi runner-up pada 1974 dan 1975 dan menempati posisi ketiga pada 1966.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini