MONACO – Mantan Wakil Presiden AS Monaco, Vadim Vasilyev, mengungkapkan bahwa pada bursa transfer musim panas 2017 Kylian Mbappe sebenarnya hampir bergabung dengan Real Madrid. Akan tetapi, Mbappe menolak ide tersebut dan lebih memilih bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG).
Pada musim kompetisi 2016-2017, Mbappe sejatinya mencatatkan performa gemilang berama Monaco. Pasalnya, Mbappe tidak hanya mengantarkan Monaco juara Liga Prancis, namun juga membawa mereka tampil di semifinal Liga Champions. Tak ayal, kondisi tersebut membuat sang penyerang muda mendapat banyak tawaran di akhir musim.
Baca juga: Real Madrid Gagal Bungkam Betis, Zidane Tidak Kecewa

Vadim tidak memungkiri bahwa Mbappe memiliki keinginan untuk bisa bergabung dengan klub besar seperti Madrid. Meski demikian, saat itu Mbappe merasa terlalu cepat jika harus pindah ke Madrid. Terlebih lagi, ia baru satu musim berlaga di kasta tertinggi Liga Prancis.
Maka dari itu, ketimbang bergabung dengan Madrid, Mbappe lebih memilih berseragam PSG. Ia ingin memperbaiki kualitasnya terlebih dahulu dan mencari pengalaman. Saat itu Mbappe yakin bahwa Madrid akan tetap menunggunya hingga ia benar-benar siap.