GIANYAR – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Simon McMenemy, tidak memusingkan anggapan yang mengatakan timnya terlalu mengandalkan pemain naturalisasi. McMenemy menilai, sejak awal ia bertekad memanggil pemain-pemain terbaik yang memiliki paspor Indonesia.
Untuk laga menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) dan Vietnam di lanjutan Kualifikasi Piala Dunai 2022 zona Asia, McMenemy memanggil 26 pemain. Dari 26 pemain itu, sebanyak tiga di antaranya adalah pemain naturalisasi, yakni Otavio Dutra, Stefano Lilipaly dan Beto Goncalves.

Bahkan dua nama yang disebut terakhir sudah menjadi andalan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, termasuk saat membela Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018. Terlepas asal negara pemain-pemain di atas, mereka dipanggil karena memang memiliki kualitas.
BACA JUGA: Tampil Buruk Kontra Malaysia, Van Toan Siap Bobol Gawang Indonesia
Dutra menjadi benteng tangguh pertahanan Persebaya Surabaya musim ini. Lilipaly telah mencetak tiga gol dan lima assist dari 20 penampilan di Liga 1 2019 bersama Bali United. Beto? Penyerang milik Madura United itu saat ini berstatus sebagai runner-up top skor sementara Liga 1 2019 dengan raihan 13 gol. Bahkan dalam lima laga terakhir di Liga 1, Beto mencetak enam gol!
Khusus untuk Beto, peran penyerang 38 tahun itu untuk Timnas Indonesia sangatlah besar. Dari 11 penampilan bersama skuad Garuda, eks penyerang Persipura Jayapura itu mencetak 10 gol. Karena itulah, McMenemy takkan meninggalkan nama-nama di atas.

“Tidak ada jawaban untuk hal itu, karena saya melatih dan memanggil pemain yang punya kualitas dengan paspor Indonesia. Sama dengan Malaysia, mereka juga memiliki pemain naturalisasi dan memanfaatkannya. Ketika Vietnam juga punya pemain naturalisasi, mungkin mereka juga akan memakai pemain tersebut," kata McMenemy mengutip dari Goal, Selasa (15/10/2019).
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.