Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karier Roberto Baggio, Tumbuh di Caldogna hingga Mekar Bersama Juventus

Andika Pratama , Jurnalis-Sabtu, 12 Oktober 2019 |08:10 WIB
Karier Roberto Baggio, Tumbuh di Caldogna hingga Mekar Bersama Juventus
Roberto Baggio. (Foto: AFP)
A
A
A

Patut disayangkan, Baggio menderita cedera parah pada lutut kanannya saat Vicenza melawan Rimini pada 5 Mei 1985. Cedera itu nyatanya tak membuat Baggio berhenti bersinar karena pada akhir musim 1984-1985 ia pindah ke tim yang lebih besar yakni Fiorentina.

Meski tetap jadi pindah ke Fiorentina tetapi Baggio tak bisa langsung unjuk gigi karena cedera memaksanya untuk absen hampir semusim penuh. Baggio hanya tampil dalam lima pertandingan untuk Fiorentina sepanjang musim itu. Baggio sayangnya mengalami nasib serupa pada musim 1986-1987 sehingga cuma bisa mengoleksi 10 pertandingan untuk Fiorentina. Akan tetapi, kontribusi Baggio lebih baik karena mampu membuat tiga gol.

Meski mengalami dua musim yang sulit tetapi Baggio mampu bangkit pada tiga musim berikutnya. Secara keseluruhan, Baggio membuat 55 gol dan empat assist dalam 136 pertandingan untuk Fiorentina. Satu-satunya kekurangan Baggio adalah tak ada trofi yang dipersembahkannya untuk La Viola –julukan Fiorentina.

Roberto Baggio

Pada bursa transfer musim panas 1990, Baggio membuat langkah mengejutkan dengan pindah ke Juventus. Juventus membayar 24,30 juta euro atau sekira Rp378 miliar kepada Fiorentina untuk memiliki jasa Baggio. Biaya transfer tersebut akhirnya membawa Si Kuncir Kuda jadi pemain termahal dunia kala itu.

Bersama Juventus, Baggio tampil menggila dengan membuat 112 gol dan 12 assist dalam 198 pertandingan. Performa apik Baggio turut berperan besar untuk hadirnya tiga trofi bergengsi ke Stadion Delle Alpi. Tiga trofi itu adalah gelar juara Liga Eropa (1992-1993), Liga Italia (1994-1995) dan Coppa Italia (1994-1995). Selain itu, Baggio juga menyegel gelar Pemain Terbaik Eropa dan Ballon dOr pada 1993 sebagai pemain Juventus.

Pada akhir musim 1994-1995, Baggio akhirnya pindah ke Milan. Meski hanya bertahan dua musim saja di Kota Milan tetapi Baggio mampu menjuarai Liga Italia 1995-1996. Selepas dari Milan, Baggio pindah-pindah tim mulai dari Bologna, Inter Milan dan akhirnya pensiun di Brescia pada akhir musim 2003-2004.

(Djanti Virantika)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement