“Setelah ini semua, kami kembali dihadapkan pada arah yang berubah. Kami tidak mau berkomentar banyak soal pergantian pelatih karena itu akan dinilai pada penampilan di lapangan. Hal yang membuat bingung adalah klub sudah memilih pengganti tanpa memberi tahu pelatih lama bahwa dia sudah dipecat, kemudian beralih ke pilihan kedua,” bunyi pernyataan resmi Curva Sud Milano, disitat dari Football Italia, Rabu (9/10/2019).
“Hal itu sekali lagi menyoroti kelemahan dari klub yang gagal mencapai target. Jadi, buktikan diri Anda sesuai dengan standar sejarah AC Milan, di lapangan dan bangku cadangan. Pendukung Rossoneri mulai muak dengan ini semua. Kami tidak pantas menerima hal ini dan berharap tidak pernah lagi melihat tindakan tidak bermartabat ini,” imbuh pernyataan tersebut.

Dengan dipecatnya Marco Giampaolo, AC Milan sudah berganti pelatih (termasuk caretaker) sebanyak sembilan kali sejak memberhentikan Massimiliano Allegri pada Januari 2014. Curva Sud menilai manajemen yang baru dibentuk pada musim panas 2019 tidak kapabel dalam mengelola klub.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.