nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Karier Gerd Muller Berkisar di Kota Munich

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 21 September 2019 08:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 20 51 2107399 karier-gerd-muller-berkisar-di-kota-munich-zUCjuc4weH.jpg Sebagian besar karier Gerd Muller dihabiskan di Kota Munich (Foto: Bundesliga)

GERD Muller merupakan salah satu legenda sepakbola Jerman yang namanya akan selalu dikenang sepanjang masa. Pasalnya, selama berkarier sebagai pesepakbola, Muller telah menorehkan berbagai rekor dan prestasi fantastis yang tentunya tak bisa dilakukan oleh semua orang.

Muller terlahir dengan nama Gerhard Muller pada 3 November 1945 di Nordlingen, Jerman. Ia memulai kiprahnya sebagai pesepakbola kala bergabung dengan klub kota kelahirannya TSV 1861 Nordlingen pada 1958. Sejak masih di akademi, Muller sudah memainkan posisi penyerang tengah dan memiliki insting mencetak gol yang luar biasa.

Secara keseluruhan, Muller bermain di klub junior Nordlingen selama lima musim lamanya, yakni sejak 1958 hingga 1963. Dalam kurun waktu tersebut, Muller berhasil melesakkan 180 gol. Tentunya itu adalah torehan fantastis bagi seorang pemain muda. Tak ayal, Muller pun dipanggil untuk tampil di tim utama pada 1963, yakni kala usianya masih 18 tahun.

Gerd Muller banyak menghabiskan karier di klub Kota Munich

Kendati demikian, Muller hanya satu musim saja membela tim utama Nordlingen. Sebab, saat tampil di tim utama, Muller juga menampilkan performa impresif. Kondisi tersebut membuat Muller mendapat perhatian dari sejumlah klub Liga Jerman. Tak ayal, pada 1964, Muller pun meninggalkan Nordlingen.

Pada musim panas 1964, Muller diminati oleh Bayern Munich dan TSV 1860 Munich. Perlu diketahui, kala itu Bayern belum menjadi klub besar seperti sekarang ini. Pada 1964, Bayern masih bermain di kasta kedua sepakbola Jerman.

Di sisi lain, TSV 1860 Munich merupakan klub yang tampil di kasta tertinggi Liga Jerman. Mereka bahkan salah satu klub yang difavoritkan karena memiliki banyak pemain hebat pada masanya. Meski begitu, Muller justru lebih memilih bergabung dengan Bayern.

Alasan Muller memilih Bayern sebenarnya cukup sederhana. Sebagai pemain yang masih cukup muda kala itu, ia paham bahwa bukanlah hal mudah untuk bermain secara regular di tim TSV 1860 Munich yang punya banyak pemain top. Karena ia ingin mendapatkan jaminan tampil sebagai starter, maka Bayern pun menjadi klub yang dipilihnya.

Tak butuh waktu lama bagi Muller untuk menjadi bagian penting dari skuad Bayern. Dengan kemampuan mencetak golnya, Muller pun mendapat kepercayaan tampil sebagai ujung tombak utama Die Roten. Pada musim perdananya, ia berhasil mengantarkan Bayern promosi ke divisi utama.

Infografis Gerd Muller

Petualangan Muller di kasta tertinggi sepakbola Jerman baru dimulai pada musim1965-1966. Meski saat itu Bayern berstatus sebagai tim promosi, namun Muller berhasil membantu Die Roten finis di posisi ketiga klasemen akhir. Selain itu, Bayern juga menjuarai Piala Jerman. Ini merupakan trofi prestisius perdana Muller.

Muller baru berhasil mengantarkan Bayern menjuarai Liga Jerman di musim kelimanya, yakni pada musim kompetisi 1968-1969. Musim tersebut bisa dibilang merupakan salah satu musim terindah yang dimiliki Muller. Karena selain menjuarai Liga Jerman, Bayern juga menggondol trofi Piala Jerman dan Muller didapuk sebagai top skor Liga Jerman dengan 30 gol.

Paham perannya yang sentral di kubu Bayern pada akhirnya membuat Muller enggan berpaling ke klub lain. Terlebih lagi, Die Roten juga mulai menapaki masa-masa kejayaannya. Secara keseluruhan, Muller membela Bayern selama 15 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, Muller telah membantu Die Roten menjuarai Liga Jerman dan Piala Jerman masing-masing sebanyak empat kali, juara Liga Champions tiga kali, dan sekali juara Piala Interkontinental.

Pada 1979, Muller meninggalkan Bayern dan bergabung dengan klub Amerika Serikat, Fort Lauderdale Strikers. Ia membela klub tersebut selama dua musim. Setelahnya, Muller membela Smith Brothers Lounge selama semusim dan kemudian memutuskan untuk pensiun.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini