nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Legenda Man United Eric Cantona Dianugerahi UEFA President Award 2019

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 23:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 27 51 2097408 legenda-man-united-eric-cantona-dianugerahi-uefa-president-award-2019-eWfyWYzsZl.jpg Eric Cantona dinilai berjasa untuk kemanusiaan usai pensiun (Foto: UEFA)

NYON – Legenda Manchester United, Eric Cantona, akan diberi penghargaan UEFA President Award pada Jumat 30 Agustus 2019 malam di Monaco. Pria berkebangsaan Prancis itu dinilai pantas mendapat penghargaan karena komitmen tinggi dalam memperjuangkan hajat hidup orang banyak.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengaku terkesan dengan peran Eric Cantona semenjak pensiun sebagai pesepakbola pada 1997. Pria berusia 53 tahun itu menolak berkompromi dan memegang teguh nilai-nilai kehidupan untuk membantu orang lain.

Eric Cantona meraih banyak kesuksesan di Inggris

Baca juga: Martial Cedera, Alexis Sanchez Bertahan di Man United?

“Penghargaan ini tidak hanya mengakui kariernya yang cemerlang sebagai pemain hebat, tetapi juga mengakui karakternya sebagai manusia,” ucap Aleksander Ceferin, mengutip dari BBC, Selasa (27/8/2019).

“Dia adalah orang yang menolak berkompromi, membela nilai-nilai yang dianut, berbicara apa adanya, dan berdedikasi tinggi untuk membantu gerakan yang dia yakini,” imbuh pria berkebangsaan Slovenia tersebut.

Eric Cantona pernah menghebohkan Inggris dengan menendang suporter di tribun

Eric Cantona dikenal sebagai pemain yang kontroversial semasa membela Marseille, Leeds United, Manchester United, dan Tim Nasional (Timnas) Prancis. Salah satu insiden kontroversial adalah tendangan kungfu yang dilakukannya terhadap seorang suporter di Stadion Sellhurst Park pada 1995.

Meski begitu, usai pensiun di usia 30 tahun pada 1997, Eric Cantona banyak membantu lembaga amal. Salah satunya adalah mendukung gerakan amal Common Goal yang digagas oleh gelandang Manchester United, Juan Mata, untuk membantu mengatasi masalah sosial lewat industri sepakbola.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini