nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diimbangi Myanmar, Pelatih Timnas Indonesia U-18 Akui Kurang Puas

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 18:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 14 51 2091930 diimbangi-myanmar-pelatih-timnas-indonesia-u-18-akui-kurang-puas-tx0aEol4j1.jpg Timnas Indonesia U-18 bermain imbang saat hadapi Myanmar di laga pamungkas Grup A Piala AFF U-18 2019 (Foto: Twitter/AFFPresse)

HOCHI MINH – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-18 meraih hasil kurang memuaskan saat menghadapi Myanmar di laga pamungkas Grup A Piala AFF U-18 2019. Bagus Kahfi dan kolega hanya bermain imbang 1-1 pada laga yang berlangsung di Stadion Thong Nhat, Ho Chin Min City, Vietnam, Rabu (14/8/2019) sore WIB.

Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini pun mengaku tidak terlalu puas dengan permainan yang ditunjukkan anak-anak asuhnya pada laga tersebut. Menurut Fakhri, timnya memiliki peluang cukup banyak akan tetapi masih belum mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain.

Baca juga: Timnas Indonesia U-18 Bermain 1-1 dengan Myanmar

Timnas Indonesia U-18 saat hadapi Myanmar di fase grup

Selain itu, Fakhri juga melihat faktor fisik menjadi salah satu faktor penting yang membuat para pemainnya kesulitan menghadapi Myanmar. Fakhri yang melakukan rotasi pada skuadnya di laga tersebut justru merasa kecewa lantaran para pemain yang diberikan kesempatan tampil tidak memanfaatkannya dengan baik.

“Jujur saya kurang puas dengan permainan anak-anak, apalagi pemain yang saya berikan kesempatan bermain oleh saya. Harusnya mereka yang baru bermain dua atau tiga kali memiliki kebugaran yang lebih dari mereka yang sudah main tiga atau empat kali lebih. Peluang banyak terbuang, saya berharap pemain yang belum bermain, ternyata tidak sesuai dengan harapan saya,” ujar Fakhri Husaini kepada media, Rabu (14/8/2019).

Fakhri Husaini kecewa dengan penampilan pemainnya saat hadapi Myanmar di fase grup Piala AFF U-18 2019

“Fisik mereka masih kurang. Saya akan gunakan kesempatan Untuk pemulihan kondisi fisik saat libur dua hari. Yang menjadi catatan karena faktor fisik, karena jadwal Piala AFF ini terlalu padat. Saya rasa Myanmar mengalami hal serupa. Anak2 juga banyak kehilangan bola,” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini