nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uniknya Kisah Cinta George Weah, Jatuh Cinta pada Pegawai Bank

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 22 Juni 2019 12:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 22 51 2069526 uniknya-kisah-cinta-george-weah-jatuh-cinta-pada-pegawai-bank-sZ7Yc3xol7.jpg George Weah (kiri) bersama istrinya, Clar Weah, saat pelantikan George Weah sebagai Presiden Liberia yang baru

SELAYAKNYA manusia biasa, George Weah juga pernah jatuh cinta. Kisah percintaan pria asal Liberia tersebut dengan istrinya saat ini, Clar, cukup unik. Keduanya bertemu di bank saat si lelaki hendak membuka rekening!

Clar adalah seorang perempuan warga negara Amerika Serikat (AS) keturunan Jamaika. Ia dibesarkan di Negara Bagian Florida di mana dirinya mengelola sejumlah bisnis, termasuk restoran dan toko kelontong yang berkembang pesat.

George Weah dan Istrinya, Clar Weah

Kesuksesan dalam bisnis tidak membuat Clar puas. Ia akhirnya meniti karier sebagai pegawai sebuah bank di AS. Kelak di bank tersebut lah dia bertemu dengan pujaan hatinya, George Weah. Sang pemain disebut terpikat dengan kecantikan Clar yang berada di meja customer service.

Kisah cinta kedua insan tersebut berlanjut hingga jenjang pernikahan. Walau George Weah berkali-kali dikabarkan selingkuh, rumah tangga mereka masih bertahan hingga kini. George dan Clar dikaruniai tiga orang anak, yakni George Junior, Tita, dan Timothy.

Clar Weah tidak seperti istri pesepakbola kebanyakan yang hidupnya berlimpah kemewahan. Ia justru memilih hidup sederhana. Namun, ia memiliki pesona tersendiri yang akan membuat banyak orang terpikat padanya, persis seperti George Weah di bank dahulu.

George Junior dan Timothy lantas mengikuti jejak ayahnya dengan menjadi pesepakbola yang sekarang membela Paris Saint-Germain (PSG). Namun, hanya Timothy yang berhasil menembus tim utama. Berbeda dengan sang ayah, kedua putranya memiliki kewarganegaraan AS, tempat mereka dilahirkan.

Infografis George Weah

Timothy Weah menggeluti sepakbola berkat pengaruh ibunya. Dibesarkan di Florida, tetapi bakatnya justru berkembang pesat ketika berada di New York. Ia sempat menjalani trial di Chelsea sebelum akhirnya masuk akademi PSG pada 2014.

Berbeda dengan sang ayah, Timothy justru memilih membela Tim Nasional (Timnas) AS, meski bisa juga membela Prancis, Jamaika, dan Liberia. Timothy beralasan, AS adalah tanah kelahirannya serta tempat dia tumbuh besar. Apalagi, ia begitu mencintai Negeri Paman Sam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini