Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Alasan Cristiano Ronaldo Takkan Menangi Trofi Ballon dOr Lagi

Andika Pratama , Jurnalis-Jum'at, 10 Mei 2019 |20:24 WIB
5 Alasan Cristiano Ronaldo Takkan Menangi Trofi Ballon dOr Lagi
Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)
A
A
A

CRISTIANO Ronaldo adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini. Nama besarnya hanya bisa disaingi oleh megabingtang Barcelona, Lionel Messi. Kedua pemain itu telah menciptakan dinasti mereka sendiri dalam satu dekade terakhir.

Hal itu terbukti dari 5 Ballon dOr yang masing-masing didapatkan Ronaldo dan Messi. Akan tetapi, dinasti itu sepertinya akan mulai runtuh karena Ronaldo disinyalir akan semakin sulit untuk mendapatkan Ballon dOr, yang merupakan simbol pemain terbaik di dunia. Berikut lima alasan CR7 –julukan Ronaldo– takkan menangi Ballon dOr lagi, seperti yang dikutip dari Sportskeeda, Jumat (10/5/2019).

5. Juventus Sulit Bersaing di Liga Champions

Cristiano Ronaldo (Foto: UEFA)

Salah satu trofi bergengsi yang bisa membuat seorang pemain mendapatkan Ballon dOr ialah Liga Champions. Trofi itu adalah satu-satunya hal yang sulit untuk didapatkan Ronaldo saat ini sejak ia bergabung dengan Juventus pada awal musim 2018-2019.

Sebab, Juventus selalu kesulitan untuk menjadi juara Liga Champions meskipun amat mendominasi kompetisi domestik. Dari sembilan penampilan di final Liga Champions, Juventus hanya dua kali menjadi juara.

Catatan kelam itu mempersulit Ronaldo untuk berbicara banyak di Liga Champions. Ronaldo bahkan harus tersingkir di babak perempatfinal musim ini setelah Juventus gagal melewati hadangan Ajax Amsterdam.

4. Timnas Portugal Sulit Raih Gelar Major

Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)

Gelar juara bersama klub memang berpengaruh besar untuk meraih Ballon dOr tetapi trofi di level internasional pun tak kalah penting. Ronaldo membuat sejarah bersama Tim Nasional (Timnas) Portugal dengan meraih Piala Eropa 2016. Trofi Piala Eropa 2016 melengkapi trofi Liga Champions yang diraihnya bersama Real Madrid. Dua trofi itu mengantarkan Ronaldo meraih Ballon dOr keempatnya.

Namun, kondisi saat ini berbeda karena Timnas Portugal tampak kesulitan untuk bersaing meraih trofi bergengsi. Hal itu terlihat dari perjalanan singkat Timnas Portugal di Piala Dunia 2018 yang hanya sampai babak perempatfinal karena gugur oleh Uruguay. Seiring usia Ronaldo yang sudah 34 tahun maka sulit untuk membayangkan ia membawa Timnas Portugal meraih gelar bergengsi untuk kali kedua di level internasional.

3. Messi yang Terus Berprestasi

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi (Foto: AFP)

Messi adalah pesaing Ronaldo dalam meraih Ballon dOr dalam sedekade terakhir. Hegemoni kedua sosok itu baru terhenti pada 2018 saat Luka Modric meraih Ballon dOr. Kendati demikian, persaingan Messi dan Ronaldo untuk meraih Ballon dOr disinyalir akan tersaji lagi pada 2019. Akan tetapi, penghargaan bergengsi itu diprediksi lebih condong didapatkan Messi karena ia berpeluang besar untuk mendapatkan dua trofi musim ini.

Messi dan Barcelona sudah memastikan diri sebagai juara Liga Spanyol musim ini. Sementara itu, Barcelona akan menghadapi Valencia di final Copa Del Rey yang seharusnya juga bisa dimenangkan dengan mudah. Apabila Messi berpeluang meraih dua trofi maka hal sebaliknya terjadi pada Ronaldo yang sudah dipastikan hanya meraih gelar juara Liga Italia saja musim ini.

Selain itu, Messi pun masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak di Eropa dengan koleksi 34 gol. Catatan itu kemungkinan besar akan membawa Messi meraih sepatu emas Eropa. Menilik fakta-fakta itu, kemungkinan besar Ballon dOr akan jatuh ke tangan Messi untuk yang keenam kalinya pada tahun ini. Pada musim depan, Messi pun disinyalir akan terus berprestasi seperti sekarang ini.

2. Hadirnya Pemain Muda Berbakat

Kylian Mbappe (Foto: Reuters)

Banyak pemain muda berbakat yang muncul dalam kurun waktu tiga musim terakhir seperti penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe. Mbappe yang baru berusia 20 tahun sudah meraih banyak gelar juara bergengsi di level klub ataupun internasional.

Mbappe telah meraih enam trofi di level klub yang tiga di antaranya ialah gelar juara Liga Prancis. Sementara itu, Mbappe pun sudah meraih trofi Piala Dunia bersama Timnas Prancis pada tahun lalu. Deretan trofi yang telah diraih Mbappe menunjukkan bahwa ia adalah penerus hegemoni Ronaldo di masa depan nanti.

1. Faktor Usia

Cristiano Ronaldo (Foto: AFP)

Ronaldo merupakan salah satu pesepakbola dengan kondisi fisik paling prima saat ini. Akan tetapi, Ronaldo tak akan bisa membohongi usianya yang sudah 34 tahun. Kendati punya kondisi fisik yang luar biasa tetapi seiring bertambahnya usia maka Ronaldo akan semakin sulit untuk menjadi yang terbaik. Hal yang sama pun berlaku untuk Messi yang 24 Juni 2019 nanti akan berusia 32 tahun. Perlahan-lahan dominasi keduanya di dunia sepakbola akan tergusur oleh pemain-pemain muda seperti Mbappe ataupun Raheem Sterling.

(Andika Pratama)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement