MANCHESTER United tengah berada dalam situasi genting pada saat ini. Ya, skuad Setan Merah –julukan Man United– terancam gagal menyudahi Liga Inggris 2018-2019 dengan berada di zona Liga Champions.
Apa yang ditunjukkan Man United dalam beberapa laga terakhirnya memang sedikit membingungkan. Terlebih pada saat awal kehadiran Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer interim, Man United tampil begitu superior.
Tetapi segalanya berubah saat manajemen Man United mengangkat Solskjaer sebagai manajer mereka. Situasi itu memunculkan rumor ada pemain Man United yang berusaha menjatuhkan Solskjaer dengan performa mengecewakan mereka. Setidaknya ada lima pemain yang patut dicurigai akan hal tersebut.
Berikut lima pemain Man United yang disinyalir ingin menjatuhkan Solskjaer, seperti Okezone kutip dari Sportskeeda, Senin (29/4/2019):
5. Romelu Lukaku

Performa Lukaku bersama Man United di musim ini memang jauh dari ekspektasi. Bagaimana tidak hingga pekan ke-36, penyerang berkebangsaan Belgia tersebut baru menyarangkan 12 golnya untuk Man United.
Performa buruk Lukaku kian menjadi-jadi kala Solskjaer menjadi manajer. Bahkan Solskjaer sendiri acap kali memarkir Lukaku di bangku cadangan, dan lebih memberikan kepercayaan kepada Marcus Rashford sebagai ujung tombak di sejumlah laga krusial Man United.
Lukaku nampaknya tidak bahagia dengan situasinya di Man United dan sempat berujar ingin melanjutkan kariernya di Liga Italia. Situasi itu pun menjadikan Lukaku sebagai salah satu sosok yang disinyalir untuk menjatuhkan Solskjaer dari kursi kepelatihan Man United.
4. Alexis Sanchez

Perjalanan karier Sanchez bersama Man United memang jauh dari yang diharapkan. Pada musim ini saja, Sanchez baru bermain sebanyak delapan kali dengan hanya menyumbangkan satu gol serta tiga asisnya untuk Man United.
Performa Sanchez sendiri sempat diprediksi bakal membaik ketika Solskjaer diangkat sebagia manajer Man United menggantikan Jose Mourinho. Akan tetapi kenyataannya, Sanchez tetap tampil di bawah standarnya.
Bahkan banyak percaya Sanchez adalah salah satu pemain yang bakal dilego manajemen Man United pada musim panas 2019. Terlebih gaji Sanchez sendiri saat ini merupakan yang tertinggi di Liga Inggris, yakni mencapai 400 ribu pound atau sekira Rp7,34 miliar per pekannya.
3. Paul Pogba

Pogba sebanarnya menjadi salah satu pemain yang performanya mengalami peningkatan ketika Man United dibesut oleh Solskjaer. Kontribusi Pogba kepada Man United jauh lebih terlihat dibandingkan saat Setan Merah dilatih oleh Mourinho.
Akan tetapi nama Pogba kembali menuai kritikan dari beberapa pengamat dalam beberapa pertandingan terakhir Man United. Ya, Pogba dinilai kembali disebut gagal memenuhi ekspektasi hingga akhrinya Man United meraih hasil negatif dalam beberapa laga terakhir.
Banyak yang menutut agar Solskjaer melepas Pogba ke klub lain ketika jendela transfer musim panas 2019 dibuka. Para pengamat yakin Man United asuhan Solskjaer bakal jauh lebih baik tanpa ada kehadiran Pogba di skuad mereka.
2. Ashley Young

Young sendiri sebenarnya salah satu pemain paling senior yang berada di skuad Man United pada saat ini. Dengan pengalamannya bertahun-tahun membela Man United, Young seharusnya bisa menjadi panutan untuk rekan setimnya yang lebih muda.
Akan tetapi nyatanya, Young justru menjadi salah satu titik lemah dalam permainan Man United saat ini. Bahkan ketika tampil pada leg kedua perempatfinal Liga Champions 2018-2019 melawan Barca, Young dituding sebagai biang kekalahan Man United.
Performa minor Young itu pun berlanjut di sejumlah laga krusial Man United di Liga Inggris 2018-2019. Ya, pemain berusia 33 tahun tersebut gagal membawa Man United meraih hasil positif hingga akhirnya terancam gagal finis di zona Liga Champions pada musim ini.
1. David de Gea

Dalam beberapa tahun terakhir, De Gea memang disebut-sebut sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Kehebatan De Gea dalam mengagalkan sejumlah peluang emas lawan nyaris tak bisa dihitung lagi.
Akan tetapi entah apa yang terjadi pada De Gea dalam beberapa pertandingan terakhirnya bersama Man United. De Gea seakan-akan melupakan statusnya sebagai kiper terbaik di dunia dengan melakukan sejumlah blunder yang justru merugikan Man United.
Teranyar De Gea kembali melakukan kesalahan yang berbuah gol bagi Chelsea untuk bisa menyamakan kedudukan mereka di lanjutan Liga Inggris 2018-2019. Performa minor yang ditunjukkan De Gea tersebut disinyalir sengaja dilakukannya untuk menjatuhkan Solskjaer dari kursi kepelatihan Man United.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.