Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Penyebab Juventus Kalah dari Ajax di Perempatfinal Liga Champions 2018-2019

Ramdani Bur , Jurnalis-Kamis, 18 April 2019 |10:53 WIB
4 Penyebab Juventus Kalah dari Ajax di Perempatfinal Liga Champions 2018-2019
Ronaldo jelang bobol gawang Ajax. (Foto: Juventus.com)
A
A
A

JUVENTUS di luar dugaan kalah 1-2 dari Ajax Amsterdam di leg II babak perempatfinal Liga Champions 2018-2019 yang berlangsung di Stadion Allianz, Rabu 17 April 2019 dini hari WIB. Akibat kekalahan itu, Juventus pun tersingkir dari Liga Champions 2018-2019 setelah kalah agregat 1-2 dari Die Amsterdammers –julukan Ajax.

Jika melihat performa Juventus di atas lapangan, sebenarnya tidak mengherankan Bianconeri –julukan Juventus– tersingkir. Ada beberapa kesalahan yang dibuat pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, di laga tersebut. Apa saja?

Berikut 4 penyebab Juventus kalah dari Ajax:

4. Salah Tentukan Starting XI

Moise Kean

(Kean tidak turun sejak awal laga)

Allegri mendapat kritikan karena menurunkan Mattia De Sciglio dan Paulo Dybala sebagai starter. Padahal di bangku cadangan terdapat nama Joao Cancelo dan Moise Kean. Cancelo mencetak assist di laga pertama kontra Ajax, sedangkan Kean sedang on fire dengan mencetak empat gol dalam empat laga terkini di Liga Italia 2018-2019.

Pelatih 51 tahun itu akhirnya memasukkan Kean dan Cancelo di babak kedua. Keputusan yang terhitung terlambat, karena Ajax telah panas dan nyaman menguasai pertandingan. Andai Cancelo dan Kean main sejak awal laga, hasil yang didapat Juventus bukan tak mungkin lebih bagus.

3. Cedera Pemain

Chiellini dan Bonucci

Cedera yang dialami Giorgio Chiellini dan Mario Mandzukic juga cukup berpengaruh. Terkhusus cedera yang dialami Chiellini berefek fatal. Beberapa kali pemain belakang Juventus kalah dalam duel udara oleh pemain-pemain Ajax.

Salah satunya terlihat jelas saat Matthijs De Ligt mencetak gol kedua Ajax. Saat itu, De Ligt menanduk bola meski dihadang dua pemain belakang si Nyonya Tua, Alex Sandro dan Daniele Rugani.

2. Performa Buruk Para Pemain

 Paulo Dybala

Dybala ditunjuk sebagai kapten Juventus di laga kontra Ajax. Namun, La Joya –julukan Dybala– bermain di bawah standar dengan hanya melepaskan satu shot di 45 menit babak pertama. Alhasil, Dybala digantikan Moise Kean di awal babak kedua. Bahkan, pemain sekaliber Cristiano Ronaldo juga tidak bagus-bagus amat.

Sepanjang laga, Ronaldo memang membuat enam peluang, namun hanya satu yang tepat sasaran. Selain itu, dua gelandang Juventus Blaise Matuidi dan Federico Bernardeschi juga tampil di bawah ekspektasi. Bayangkan saja, sepanjang laga keduanya hanya total melepaskan 32 umpan. Catatan itu bahkan kalah dari pemain belakang Ajax yang melepaskan 53 umpan.

1. Performa Luar Biasa Ajax

Ajax Amsterdam

Juventus tidak bisa menutup mata bahwa mereka kalah segalanya dari Ajax. Bayangkan saja, Ajax mampu memenangi 17 duel udara, berbanding 7 milik Juventus. Salah satunya tersaji lewat gol kedua Ajax yang diciptakan De Ligt. Dalam pembuatan peluang, Ajax juga jauh lebih dominan.

Sepanjang laga, tim asuhan Erik Ten Hag mengoleksi empat shot on target, berbanding satu milik Juventus. Bahkan jika bukan penampilan gemilang dari Wojciech Szczesny, Juventus bisa kalah 1-4 dari Ajax. Karena itu, Ajax memang layak ke semifinal untuk menantang Tottenham Hotspur.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement