Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Eks Pemain Man United yang Merumput di MLS, Nomor 1 Paling Tarik Perhatian

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 10 April 2019 |19:41 WIB
5 Eks Pemain Man United yang Merumput di MLS, Nomor 1 Paling Tarik Perhatian
Zlatan Ibrahimovic saat membela Man United (Foto: AFP)
A
A
A

DALAM beberapa tahun belakangan pertumbuhan MLS bisa dibilang telah meningkat pesat. Pasalnya, MLS kini tak lagi dipandang sebagai liga yang hanya menampung para pemain tua. Sejumlah pesepakbola muda potensial pun dewasa ini mulai bermunculan dari MLS.

Salah satu faktor yang membuat MLS mengalami peningkatan pesat tentunya tak lepas dari kehadiran para pemain top Eropa di sana. Dan Manchester United bisa dinilang berperan cukup besar dalam mengembangkan MLS. Sebagaimana diketahui, Setan Merah adalah salah satu klub terbesar di dunia dengan basis penggemar raksasa. Sehingga, para mantan pemain Man United yang pindah ke Amerika, memberikan dampak yang besar pada liga.

Berikut ini adalah lima mantan pemain Man United yang merumput di MLS:

5. George Best

George Best

Salah satu pemain Man United yang paling pertama hijrah ke Amerika Serikat adalah George Best. Setelah membela Man United dalam medio 1963-1974, Best sempat dipinjamkan selama satu musim ke Stockport dan kemudian bergabung dengan Cork Celtic FC. Barulah pada 1976 ia hengkang ke Amerika untuk bergabung dengan Los Angeles Aztecs.

Pada saat itu, olahraga sepakbola di Amerika memang belum sepopuler sekarang. Akan tetapi, kehadiran Best di sana bisa dibilang sebagai pelopor untuk mempopulerkan sepakbola. Terlebih lagi, selama membela Man United Best telah mengukirkan berbagai prestasi dan mencatatkan performa gemilang.

4. Tim Howard

Tim Howard

Tim Howard mencatatkan sejarah sebagai orang Amerika pertama yang bergabung dengan Manchester United. Perekrutan Howard itu terjadi pada 2003. Kejadian ini sedikit banyak telah mengubah wajah sepakbola Amerika, yang mana kualitas para pemain mereka mulai diakui dunia.

Pada musim debutnya, Howard berhasil mengantarkan Man United menjuarai Piala FA. Meski setelah itu posisi Howard di tim utama Man United digeser oleh kehadiran Edwin Van Der Sar, namun kiprahnya di ajang Liga Inggris tetap tidak mati. Karena Howard kemudian bergabung dengan Everton dan menjadi penjaga gawang utama di sana. Setelah selama 10 musim membela Everton, Howard kembali ke MLS untuk bergabung dengan Colorado Rapids.

3. Wayne Rooney

Wayne Rooney

Pada musim panas 2018 Wayne Rooney meninggalkan kompetisi Liga Inggris untuk bergabung dengan DC United di MLS. Pada saat-saat terakhirnya di Liga Inggris, banyak yang beranggapan kalau pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Man United telah habis masa emasnya dan tak mampu lagi mencatatkan namanya di papan skor.

Kendati demikian, pandangan miring tersebut berhasil dipatahkan Rooney. Karena bersama DC United, Rooney menemukan kembali ketajamannya. Selain itu, Rooney juga berhasil mengangkat DC United yang sebelumnya terjerembab di dasar klasemen MLS. Kehadiran Rooney di DC United juga memberi semangat dan motivasi kepada para pemain muda.

2. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic bergabung dengan Man United pada musim panas 2016 saat usianya 35 tahun. Pada awal kedatangannya, Ibra mengatakan kalau ia akan menjadi Dewa di Manchester. Hal itu benar saja terjadi, karena meski tak lagi muda, di musim debutnya ia berhasil mencetak 17 gol dan membantu Man United mendapatkan tiga trofi.

Sayangnya, cedera membuat Ibrahimovic terpinggirkan dari skuad Setan Merah. Ia pun kemudian bergabung dengan LA Galaxy pada 2018 kala usianya 37 tahun. Luar biasanya, Ibra tetap menunjukkan tajinya sebagai seorang striker. Pada laga debutnya di LA Galaxy, ia mencetak gol spektakuler dari jarak 40 yard. Selain itu, di musim perdananya ia pun sukses membukukan 26 gol dalam 30 penampilan. Kehadiran Ibra di MLS tak ayal membuat banyak orang semakin antusias menyaksikan kompetisi tersebut. Popularitas MLS kian melesat dengan hadirnya Ibra.

1. David Beckham

David Beckham

Banyak pihak menilai bahwa yang dilakukan David Beckham pada 2007 dengan meninggalkan Real Madrid dan bergabung bersama LA Galaxy adalah suatu langkah mundur. Akan tetapi, pad kenyataannya kehadiran Beckham di LA Galaxy justru membuat popularitas MLS meningkat pesat.

Selain sosok Beckham yang memang komersil dan mampu menarik banyak penggemar melalui iklan dan sebagainya, kemampuan olah bola pria asal Inggris itu juga masih memberikan dampak besar bagi klubnya. Selama berseragam LA Galaxy, Beckham total mempersembahkan lima trofi.

Beckham bisa dibilang telah sukses memperkenalkan MLS kepada dunia. Karena setelahnya, cukup banyak pesepakbola top Eropa yang mengikuti jejaknya bermain di MLS, hingga akhirnya menjadi kompetisi yang prestisius seperti sekarang ini.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement