nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perjalanan Madrid dari Ditinggalkan Zidane hingga Kembali Kedatangan sang Legenda

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 15:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 12 46 2028919 perjalanan-madrid-dari-ditinggalkan-zidane-hingga-kembali-kedatangan-sang-legenda-9kTphkf1B0.jpg Zinedine Zidane (Foto: AFP)

MADRID – Kembalinya sang legenda, Zinedine Zidane, menjadi pelatih Real Madrid memberi harapan baru lagi bagi Los Blancos –julukan Madrid. Perjalanan panjang telah dilalui Madrid sejak ditinggal Zidane yang memutuskan mundur dari kursi pelatih pada 31 Mei 2018.

Kurang dari satu tahun, Madrid harus mengalami masa kelam sebelum Zidane kembali. Kerinduan Madrid terhadap Zidane pun sangat besar. Performa buruk Madrid setelah ditinggal Zidane membuat tim raksasa Spanyol itu tak bisa berbuat banyak. Setelah Zidane memutuskan hengkang, Madrid akhirnya memilih Julen Lopetegui sebagai pelatih anyar pada 12 Juni 2018.

Zinedine Zidane (Foto: Twitter Real Madrid)

Tapi belum sampai disitu, Madrid kembali kehilangan sosok andalannya setelah Cristiano Ronaldo memilih hijrah ke Juventus pada 10 Juli 2018. Kehilangan dua sosok Zidane dan Ronaldo membuat performa Madrid langsung menurun. Mereka harus kehilangan titel Piala Super Eropa 2018 dari Atletico Madrid di bawah kepemimpinan Lopetegui.

Puncak performa buruk Madrid terjadi kala mereka takluk dalam laga El Clasico dari Barcelona dengan skor 1-5 pada 28 Oktober 2018. Kekalahan itu membuat Lopetegui akhirnya dipecat satu hari kemudian dan menunjuk Santiago Solari sebagai pelatih.

Baca juga 3 Pemain yang Wajib Diboyong Zidane ke Real Madrid di Musim Panas 2019

Setelah Madrid ditangani Solari, performa Los Blancos naik turun. Tetapi pada momen penting, Madrid kembali seperti macan ompong. Pada 27 Februari 2019, Madrid tersingkir dari Copa del Rey setelah takluk dari Barcelona dengan skor 0-3 pada leg kedua di Santiago Bernabeu.

Berselang beberapa pekan, Madrid kembali dibuat malu oleh Barcelona di kompetisi Liga Spanyol. Tampil di hadapan publik sendiri, Los Blancos kembali takluk dengan skor tipis 0-1. Puncak performa buruk Solari tangani Madrid terjadi pada 5 Maret 2019.

Zinedine Zidane (Foto: Reuters)

Tim yang berstatus juara bertahan Liga Champions itu tersingkir secara mengenaskan di babak 16 besar. Setelah memenangi laga leg pertama kontra Ajax 2-1, pada leg kedua mereka babak belur. Ajax mempermalukan Madrid dengan skor 4-1 di Santiago Bernabeu.

Kurang dari satu minggu dari laga tersebut, masa depan Solari di Madrid langsung tertutup. Madrid memecat pelatih berpaspor Argentina itu dan kembali membawa Zidane yang telah lama hilang. Kehadiran Zidane pun diharapkan bisa membangkitkan kejayaan Madrid seperti tahun-tahun sebelumnya.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini