LONDON – Manajer Arsenal, Unai Emery, mengungkapkan kalau pada bursa transfer musim dingin ini klubnya tidak akan mendatangkan pemain anyar, kecuali dengan opsi peminjaman. Pasalnya, Arsenal disebut Emery tidak memiliki dana yang besar untuk transfer. Menanggapi itu, mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, menilai kalau salah satu penyebabnya datang dari Mesut Ozil.
Di Arsenal, Ozil merupakan pemain dengan gaji terbesar, yakni 350 ribu pounds atau sekira Rp6,4 miliar per pekan. Meski begitu, di era Emery, gelandang asal Jerman itu justru tidak menampilkan performa memuaskan dan kerap hanya menjadi penghuni bangku cadangan.
(Baca juga: Sarri Nilai Laga Kontra Arsenal seperti Perjudian)

Tak ayal, kondisi itu pun disayangkan oleh Carragher. Karena dengan besarnya gaji Ozil sekarang, itu juga berdampak pada kebijakan transfer klub. Bisa dibilang, Arsenal mengeluarkan biaya yang sia-sia. Pasalnya, dengan gaji sebesar itu, Ozil harusnya tampil sebagai tulang punggung tim.
Carragher menyarankan bahwa seharusnya Arsenal memilih manajer baru dengan seksama saat mereka mencoba mengganti Arsene Wenger. Pasalnya, di era Wenger, Ozil selalu menjadi pemain inti sehingga sang gelandang pun diganjar gaji besar. Kini, di era Emery, Ozil lebih banyak tidak dipakai dan kondisi tim pun tidak stabil.
“Bagaimana mereka bisa memberi gaji kontrak mingguan 350 ribu pounds untuk Mesut Ozil? Tentunya mereka perlu memastikan manajer berikutnya menghargai Ozil sebanyak Wenger," ujar Carragher, seperti dilansir dari Express, Sabtu (19/1/2019).
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.