JAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22, Indra Sjafri, menyebut tak ada jaminan bagi siapa pun untuk bisa begitu saja masuk ke skema permainan timnya. Eks juru taktik Bali United itu menilai, semua pemain harus tampil habis-habisan di pemusatan latihan jika ingin mendapatkan tempat di tim asuhannya.
Sejak Senin 7 Januari 2019, Indra memimpin 33 pemain Timnas Indonesia U-22 untuk mengikuti pemusatan latihan. Sebenarnya ada 38 pemain yang dipanggil, namun lima di antaranya tidak datang karena berbagai alasan.

(Egy Maulana Vikri masih berada di Polandia)
Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), Ezra Walian (RKC Waalwijk) dan Saddil Ramdani (Pahang FA) sedang disibukkan dengan agenda masing-masing klub. Osvaldo Haay sedang disibukkan dengan urusan keluarga, sedangkan Firza Andika tengah menjalani trial di Eropa.
BACA JUGA: Egy Maulana Vikri Tak Ikuti Seleksi, Indra Sjafri Santai
Benar, Indra sudah paham betul kualitas dari Egy, Saddil dan Firza, berhubung ketiganya sempat ditangani pelatih 55 tahun itu di Timnas Indonesia U-19. Akan tetapi, Indra memastikan tidak ada jaminan bagi Egy dan kawan-kawan untuk lolos otomatis masuk ke skuad utama Garuda Muda.
“Belum tentu juga kalau masuk skuad. Tapi ketimbang mereka harus memaksakan diri ke sini, lebih baik mereka pre season di klub," kata Indra menegaskan bahwa tidak ada jaminan bagi Egy Maulana dan kawan-kawan untuk lolos otomatis ke skuad Timnas Indonesia U-22, mengutip dari Goal Indonesia, Rabu (9/1/2019).

Timnas Indonesia U-22 dihadapkan dengan agenda padat di sepanjang 2019 ini. Mulai 18 Februari 2019, mereka akan turun di Piala AFF U-22 2019. Kemudian pada pengujung Maret 2019, Timnas Indonesia U-22 akan mentas di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Kemudian, SEA Games 2019 Manila menjadi penutup dari rangkaian padatnya jadwal mereka.
(Ramdani Bur)