Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pembelian Terburuk Chelsea Sepanjang Sejarah, Nomor 3 Terbukti Gunakan Kokain

Bagas Abdiel , Jurnalis-Kamis, 29 November 2018 |11:33 WIB
5 Pembelian Terburuk Chelsea Sepanjang Sejarah, Nomor 3 Terbukti Gunakan Kokain
Fernando Torres (Foto: Sportskeeda)
A
A
A

KLUB asal Inggris, Chelsea, telah memenangkan 28 piala utama dalam sejarah 113 tahun mereka dengan diantaranya meraih enam gelar Liga Inggris, delapan Piala FA, lima Piala Liga, satu Liga Champions serta masih banyak yang lainnya. Keberhasilan mereka selama bertahun-tahun tidak lepas dari adanya para pemain legenda mereka seperti Frank Lampard, Bobby Tambling, Didier Drogba dan pemain Chelsea ternama lainnya.

Akan tetapi tidak semua pemain ternyata merupakan orang yang ikonik bagi sejarah klub. Beberapa kesepakatan telah berubah menjadi bencana yang ingin dilupakan oleh Chelsea. Kali ini Okezone akan mencoba membahas hal tersebut. Berikut daftar lima pemain terburuk untuk klub berjuluk The Blues itu.

5. Fernando Torres

Torres menjadi salah satu pemain yang dibeli dengan harga mahal saat Chelsea membelinya dari Liverpool seharga 52,65 juta poundsterling atau sekira Rp969 miliar. Ia didatangkan pada Januari 2011 setelah memiliki empat musim yang sangat baik bersama Liverpool. Banyak harapan dari Torres saat bertugas di Chelsea. Namun harapan tersebut tidak mampu terwujud.

Gol pertama Torres untuk Chelsea baru datang setelah ia bermain selama 903 menit kala menghadapi Chelsea. Itu pun menjadi satu-satunya gol untuk Torres dalam 18 penampilannya untuk klub pada musim itu.

Pada masa baktinya di Stamford Bridge, pemain berpaspor Spanyol itu sepertinya mendapat beban karena harganya yang tinggi. Dia pun menjadi sasaran cemoohan para penggemar ketika ia hanya mampu mencetak 20 gol dalam keseluruhan kariernya di Chelsea. Kehadiran Drogba dan penampilannya yang buruk membuat ia selalu duduk di kursi cadangan.

Fernando Torres

4. Andriy Shevchenko

Banyak harapan untuk pundak Shevchenko setelah ia didatangkan Chelsea dari AC Milan. Kedatangannya kala itu memecahkan rekor biaya tertinggi untuk klub Liga Inggris seharga 39,49 juta poundsterling atau sekira Rp727 miliar.

Shevchenko memulai debutnya dengan klub di pertandingan Community Shield melawan Liverpool. Pemain berpapsor Ukraina itu mencetak satu-satunya gol dalam kekalahan Chelsea dari Liverpool dengan skor 1-2. Namun setelah itu, Shevchenko berjuang keras untuk beradaptasi dengan permainan Liga Inggris yang memiliki permainan cepat.

Ia memiliki performa buruk bersama Chelsea setelah hanya mampu mencetak delapan gol selama tiga tahun masa baktinya. Gaji tinggi yang ia miliki pun tak mampu membuat performanya mumpuni. Meski penampilannya buruk, Shevchenko membuat penampilan 76 pertandingan di klub dan akhirnya dipinjamkan kembali ke Milan pada 2008.

Shevchenko pun kembali ke Chelsea untuk satu tahun tersisa dalam kontraknya. Tetapi ia pun segera pergi dari Chelsea dan hijrah ke Dynamo Kyiv serta dinobatkan sebagai pemain terbaik di Liga Ukraina pada tahun yang sama.

Andriy Shevchenko

3. Adrian Mutu

Adrian Mutu adalah pemain paling kontroversial dalam sejarah Chelsea ketika didatangkan dari Parma. Pemain berpaspor Rumania itu memiliki awal yang cukup baik di Stamford Bridge, tetapi tak lama penampilannya merosot terutama karena kurangnya kesempatan bermain.

Gianfranco Zola meninggalkan Chelsea untuk digantikan Mutu, tetapi ia tidak bisa meneruskan kecemerlangan pendahulunya karena hubungannya yang kurang baik bersama pelatih saat itu yakni Jose Mourinho.

Hal itu semakin diperparah ketika pada September 2004 ia gagal dalam tes narkoba untuk kokain yang dibenarkan oleh kubu The Blues pada Oktober. FA pun memberi hukuman larangan tujuh bulan bermain dan denda 20 ribu poundsterling.

Setelah meninggalkan Chelsea, ia kembali ke bentuk performa terbaiknya bersama Juventus dan Fiorentina. Ia memainkan total 145 pertandingan dan mencetak gol 61 gol pada momen tersebut.

Adrian Mutu

2. Shaun Wright-Phillips

Wright-Phillips bisa dibilang pemain Inggris paling beruntung kala bergabung bersama Chelsea pada 2005 dari Manchester City. Namun setelah memiliki penampilan apik bersama Man City, ia gagal memberikan kontribusi yang sangat baik untuk Chelsea.

Kepindahannya dari Man City ke London terbukti menjadi risiko dan ia memiliki penampilan tidak menentu di musim pertamany. Ia hanya tampil sebagai starting sebanyak 15 kali di sisi Chelsea yang saat itu tampil dominan. Ia juga akhirnya kehilangan posisi di skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2006 di Jerman.

Wright-Phillips membuat total 81 penampilan di klub dan mencetak gol dengan angka yang menyedihkan yakni 4 gol. Kegagalan pemain berposisi sayap itu segera dijual kembali oleh Chelsea ke Man City dan menyesali keputusan mendatangkan Wright-Phillips.

Shaun Wright-Phillips

1. Winston Bogarde

Bogarde bisa menempati daftar teratas di dunia sepakbola untuk kategori sebagai pemain terburuk. Dia ditandatangani oleh Gianluca Vialli pada 2000. Pemain asal Belanda itu tiba dengan status bebas transfer. Bogarde bergabung dengan Chelsea pada usia 29 tahun dan mendapatkan gaji 40 ribu poundsterling per minggu. Situasi ini sebelum Chelsea menjadi sangat kaya di bawah kepemilikan Abramovich.

Tapi setelah Claudio Ranieri mengambil alh kepelatihan Stamford Bridge, ia menegaskan Bogarde tidak ada dalam rencana bagiannya. Meski begitu, Bogarde tetap bertahan dan bersikeras menghormati kontraknya di Chelsea. Pihak The Blues berusaha memaksanya keluar dengan menempatkannya di tim muda dan cadangan. Tetapi Bogarde dengan penuh semangat muncul untuk latihan setiap hari.

Pada 2005 ia pensiun pada usia 34 tahun setelah gagal mendapatkan kesepkatan baru dengan klub dan juga gagal menemukan klub baru. Saat ini ia cukup membuat kejutan dengan menjadi asisten pelatih tim muda Ajax.

Winston Bograde

(Bagas Abdiel)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement