LAMONGAN - Pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia dan sekaligus Persela Lamongan, Saddil Ramdani, akhirnya dapat bernapas lega. Setelah sempat merasakan aura penjara Polres Lamongan, pemain kelahiran Kendari ini akhirnya diizinkan untuk meninggalkan tahanan. Hal itu pasca-pencabutan laporan dugaan penganiayaan kepada kekasihnya, Anugrah Sekar Rukmini.
Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan penangguhan penahanan Saddil dikabulkan setelah pertemuan antara keluarga Saddil dan kekasihnya Anugrah Sekar.

"Korban dan ibunya sudah setuju untuk penangguhan penahanan, tetapi kita menunggu proses lebih lanjut nanti," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (5/11/2018).
BACA JUGA: Ini Alasan Timnas Indonesia Coret Nama Saddil untuk Piala AFF 2018
Pihak keluarga korban juga sudah menyetujui penangguhan tahanan yang diajukan manajemen Persela Lamongan kepada winger andalannya tersebut. Sebelumnya pemain muda andalan Timnas Indonesia U-19 dan Persela Lamongan sempat dilaporkan kekasihnya pada 31 Oktober 2018 karena diduga melakukan penganiayaan.
Meski akhirnya laporan tersebut resmi dicabut, namun proses hukum penganiayaan yang terjadi di Gang Magersari, Kelurahan Tumenggungan tepatnya di sekitar Mess Persela, tetap berjalan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Saddil kini sudah diamankan kepolisian dan tengah menjalani proses penahanan di Mapolres Lamongan. Akibat kasus di atas, Saddil pun gagal membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2018, Posisi Saddil kemudian digantikan winger Kedah FA, Andik Vermansyah.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.