MADRID – Pelatih asal Prancis, Zinedine Zidane, mengenang kesuksesan saat mengantarkan Real Madrid meraih trofi Liga Champions tiga musim beruntun. Zizou –sapaan akrab Zidane– menilai itu merupakan sesuatu yang luar biasa.
Zidane sempat dua setengah musim menangani Madrid. Hebatnya dalam waktu yang terhitung singkat tersebut, pelatih 46 tahun itu menghadirkan sembilan trofi bagi publik Santiago Bernabeu.

Sebanyak tiga dari sembilan trofi yang didapat Zizou ialah gelar Liga Champions. Zidane melakukannya di musim 2015-2016, 2016-2017 dan 2017-2018. Eks gelandang cerdas itu pun jadi pelatih pertama yang membawa sebuah tim menjadi kampiun tiga musim beruntun di era Liga Champions.
BACA JUGA: 3 Alasan Zidane Takkan Gantikan Mourinho di Man United, Nomor 1 Faktor Utama
Di setiap partai final Liga Champions yang dilakoni, semua terasa istimewa bagi ayah Luca Zidane tersebut. Pada 2015-2016, Madrid mengalahkan Atletico Madrid via adu penalti. Disebut istimewa karena Atletico merupakan rival satu kota Madrid.
Kemudian pada 2016-2017, Madrid mengalahkan Juventus 4-1, yang mana Bianconeri –julukan Juventus– merupakan eks klub Zidane. Kemudian pada 2017-2018, Zidane mengantarkan Madrid menundukkan Liverpool di partai puncak, sekaligus menjadi penutup kiprahnya bersama klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.

(Ronaldo saat bobol gawang Juventus di final Liga Champions 2016-2017. Foto: AFP)
“Tiga titel Liga Champions yang saya raih sangat fantastis. Pertama saya meraihnya di musim pertama bertugas sebagai pelatih. Kedua, kami menghadapi Juventus dan tampil luar biasa di babak kedua pertandingan. Selanjutnya yang ketiga merupakan penutup dari tiga musim saya bersama Real Madrid,” kata Zidane mengutip dari Football Italia, Kamis (6/9/2018).
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.