MADRID – Presiden Federasi Pesepakbola Spanyol (AFE), David Aganzo, memberikan tanggapan terkait rencana Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) untuk menggelar pertandingan Liga Spanyol di Amerika Serikat. Aganzo dengan tegas para pesepakbola Liga Spanyol menolak rencana itu.
Sebagaimana diketahui beberapa waktu lalu RFEF mengumumkan kerja sama mereka dengan panitia International Champions Cup (ICC), yaitu Relevent, untuk menggelar dua pertandingan Liga Spanyol pada setiap musimnya di Amerika Serikat untuk 15 ke depan.

Keputusan RFEF tersebut memang diyakini bakal menimbulkan pro kontra dari sejumlah klub dan juga para pemainnya. Benar saja tak butuh waktu lama, para pemain Liga Spanyol dengan tegas menolak keputusan RFEF membawa Liga Spanyol ke Amerika Serikat.
Baca Juga: Jadwal Liga Spanyol 2018-2019 di Pekan Perdana
“Para pemain merasa marah, sangat terkejut, dan semua menolaknya. Mereka sepakat, para pemain tak ingin bermain di luar negeri. Keputusan sepert ini seharusnya dibuat dengan lebih koheren dan akal sehat,” jelas Aganzo, seperti dikutip dari Marca, Kamis (23/8/2018).

“Keputusan dengan tingkat sebesar ini, yang memengaruhi pemain, wasit, dan para pendukung, diambil secara sepihak dan kurang rasa hormat. Saya memiliki informasi bahwa ada beberapa klub yang setuju (protes) dan beberapa lainnya yang menolak, tetapi saya mewakili pemain,” lanjutnya.
“Kami harus menyelesaikan masalah ini dengan persatuan (AFE), dan menjelaskan masalah kami kepada mereka (RFEF dan Relevent). Jika sejak saat itu dan beberapa hari berikutnya mereka tak memberikan jawaban, maka kami harus menyelesaikan situasi ini sendiri,” tuntas pria berusia 37 tahun itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)