nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Pemain yang Menyesal Gagal Gabung Man United, Nomor 1 Eks Andalan Juventus

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 18:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 14 51 1910443 5-pemain-yang-menyesal-gagal-gabung-man-united-nomor-1-eks-andalan-juventus-C1ta0ICmAH.jpg Old Trafford Stadium (Foto: AFP)

MANCHESTER United merupakan salah satu klub sepakbola terbesar yang ada di dunia. Maklum saja, pasalnya klub berjuluk The Red Devils itu memiliki sejarah yang bagus dan prestasi gemilang. Man United tak hanya menjadi klub yang menghasilkan para pemain top dunia, namun para pesepakbola hebat juga kerap mengidamkan The Red Devils sebagai klub yang ingin mereka bela.

Kendati begitu, nyatanya tak semua pemain hebat memiliki kesempatan untuk membela Man United. Tercatat, terdapat sejumlah pemain yang pada awalnya hampir bergabung dengan Man United, namun kemudian batal terlaksana. Berikut adalah lima pemain yang menyesal gagal bergabung dengan Man United.

5. Oliver Kahn

Oliver Kahn

Legenda sepakbola Jerman, Oliver Kahn, nyatanya pernah hampir bergabung dengan Manchester United pada 2000-an awal lantaran saat itu Sir Alex Ferguson sangat menginginkannya. Akan tetapi, Kahn saat itu menolak bergabung karena ingin tetap mempertahankan kejayaan Bayern Munich. Kini, ia pun mengaku memiliki penyesalan karena melewatkan kesempatan tersebut.

“Alex Ferguson masih tertarik dengan saya. Dia yakin saya akan bergabung dengan Manchester United pada 2003 atau 2004, namun membangun era bersama The Bavarian lebih penting bagi saya. Menoleh ke belakang, saya percaya bahwa saya seharusnya melakukannya pada saat itu. Itu akan menjadi tantangan besar terakhir bagi saya," ucap Kahn.

4. Juan Roman Riquelme

Juan Roman Riquelme

Juan Roman Riquelme mengaku bahwa ia menyesali keputusannya yang menolak tawaran dari Manchester United pada 2006. Kala itu Riquelme membela Villareal, dan ia merasa sudah nyaman dengan suasana di sana, sehingga membuatnya menolak tawaran Man United.

“Satu-satunya hal yang saya sesali dalam karier saya adalah keputusan yang saya ambil, ketika di hotel di Inggris sebelum semifinal (Liga Champions) dengan Arsenal, ketika Manchester United datang untuk membeli saya dan saya mengatakan tidak. Saya bertahan di Villarreal, karena saya merasa sangat nyaman dengan rekan-rekan satu tim saya,” ungkap Riquelme.

3. Eidur Gudjohnsen

Eidur Gudjohnsen

Legenda sepakbola Islandia, Eidur Gudjohnsen, sepanjang kariernya sebagai pesepakbola telah menolak dua kali tawaran yang diberikan Manchester United. Gudjohnsen pun mengaku menyesalinya, karena ia merasa menyia-nyiakan kesempatan untuk memperoleh sebuah pengalaman baru, utamanya merasakan dilatih oleh Sir Alex Ferguson.

“Ada penyesalan karena tidak pernah bermain untuk Manchester United, atau saya harus mengatakan penyesalan tidak pernah bermain di bawah Alex Ferguson, lebih dari United sebagai klub. Ada dua kesempatan di mana itu merupakan hal nyata,” ujar Gudjohnsen.

2. Emmanuel Petit

Emanuel Petit

Emmanuel Petit merupakan legenda bagi Arsenal. Pada awal kedatangannya ke tim berjuluk Meriam London itu, Petit langsung mempersembahkan Arsenal gelar juara. Akan tetapi, Petit mengaku menyesal karena ia menolak tawaran dari Manchester United. Pasalnya, Petit memiliki keinginan untuk bermain dengan para pemain bintang Man United.

“Saya bisa saja bermain untuk Manchester United. Saya sungguh menyesal tidak melakukan itu sekarang. Saya bisa bermain dengan (Ryan) Giggs, (Paul) Scholes, dan yang lainnya. Beberapa pemain luar biasa,” ucap Petit.

1. Pavel Nedved

Pavel Nedved

Pavel Nedved merupakan legenda sepakbola Republik Ceko. Tumbuh bersama Lazio dan gemilang di Juventus membuat Nedved sukses meraih trofi Ballon d’Or. Akan tetapi, Nedved memiliki sebuah penyesalan karena dirinya tak pernah bermain untuk Manchester United. Ia mengungkapkan kalau tak pernah ada tawaran konkret dari Man United untuk dirinya.

“Sebuah penyesalan? Bahwa saya tidak pernah bermain untuk Manchester United. Saya akan menyukai itu. Tawaran transfer tidak pernah ada di meja, hanya ada Chelsea (yang tertarik kepada saya). Saya suka generasi Paul Scholes dan Ryan Giggs, yang mana saya kagumi. Saya sedikit cemburu terhadap Karel Poborsky, yang bermain di Manchester dan mengalami pertandingan yang hebat. Saya tahu dia masih merasakan cinta itu," ungkap Nedved.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini