Kaka mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut memberikan pelajaran yang sangat berharga kepada dirinya sebagai seorang pesepakbola. Pria berpaspor Brasil itu juga menyayangkan karena Milan tak bisa menjadi juara saat itu, padahal dihuni oleh para pemain terbaik dunia.
“Di sana saya belajar bahwa saya tidak punya kendali atas kemenangan. Setelah pertandingan itu, terdapat beberapa spekulasi tentang selebrasi kami selama turun minum: tidak ada yang terjadi, memberikan pengalaman kepada tim itu,” ungkap Kaka, menukil dari Gianluca Dimarzio, Kamis (19/4/2018).

“Pada akhirnya itu merupakan hasil yang luar biasa: bahwa Milan yang memiliki salah satu formasi terbaik dalam sejarah, salah satu pertahanan terbaik yang pernah ada, dan kami kebobolan tiga gol dalam enam menit,” lanjut peraih trofi Ballon d’Or 2007 itu.
“Bagaimanapun, Istanbul adalah kekalahan terburuk saya dalam sejarah, salah satu yang paling sulit untuk diatasi. Namun, itu merupakan salah satu pelajaran terbesar yang pernah saya terima dalam sepakbola,” tukas Kaka.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.