nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Masalah yang Harus Diselesaikan Liverpool, Nomor 2 Paling Krusial

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 16:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 13 45 1872119 5-masalah-yang-harus-diselesaikan-liverpool-nomor-2-paling-krusial-DZbSlOSR23.jpg Salah dan Mane dua pemain andalan Liverpool. (Foto: REUTERS/Scott Heppel)

LIVERPOOL dalam posisi yang belum aman untuk finis di posisi empat besar Liga Inggris 2017-2018. Hingga pekan 30, The Reds –julukan Liverpool– memang duduk di posisi empat dengan koleksi 60 angka. Namun, Mohamed Salah dan kawan-kawan hanya unggul empat angka dari Chelsea di tempat kelima. Masih ada delapan pertandingan dan itu berarti ada 24 poin yang bisa diraih.

Jika setidaknya Liverpool mengemas 21 poin dari delapan laga tersisa, mereka sudah dipastikan finis di posisi empat yang menggaransi satu tempat di Fase Grup Liga Champions 2017-2018. Namun, untuk mencapai 21 poin itu, Liverpool racikan Jurgen Klopp harus melakukan pembenahan.

Sebenarnya, pembenahan itu sulit untuk dilalukan di sisa musim ini. Pembenahan baru bisa dilakukan secara maksimal pada awal musim depan, demi meraih hasil yang lebih baik ketimbang musim ini. Apa saja itu?

Berikut 5 masalah yang harus diselesaikan Liverpool, mengutip dari Sportskeeda:

5. Memiliki Plan B

(Foto: REUTERS/Alberto Lingria)

Liverpool selalu tampil menyerang, siapa pun lawan yang dihadapi. Strategi tersebut berjalan lancar jika menghadapi lawan serupa. Akan tetapi, strategi racikan Klopp kerap mentok saat bertemu tim yang memeragakan pola permainan bertahan.

Ambil contoh saat Liverpool takluk 0-1 dari Swansea City dan Manchester United (1-2). Di kedua laga itu, serangan-serangan Liverpool seakan tidak berarti di depan pertahanan mereka.

Karena itu, Klopp wajib memiliki plan b atau rencana cadangan. Tak ada salahnya Klopp tetap memeragakan pola permainan menyerang. Namun, mereka wajib memiliki penyerag bertipe bomber. Keberadaan mereka membuat Liverpool dapat mengandalkan bola-bola atas untuk memecah konsentrasi pertahanan lawan. Nama-nama penyerang seperti Edin Dzeko (AS Roma) dan Sam Vokes (Burnley) bisa didatangkan pada bursa transfer musim panas 2018.

4. Mendatangkan Gelandang Bertahan Jempolan

(Foto: REUTERS/Andrew Couldridge)

Semenjak Javier Mascherano meninggalkan Liverpool pada musim panas 2010, mereka tidak lagi memiliki gelandang bertahan jempolan. Padahal, mempunyai pemain top di posisi itu sangat penting demi meraih hasil tertinggi.

Satu gelandang bertahan dapat diandalkan untuk menyaring serangan yang dilancarkan musuh. Musim ini saja, tiga gelandang Liverpool yang sering dimainkan yakni Jordan Henderson, Emre Can dan Alex Oxlade-Chamberlain tak ada yang benar-benar memiliki posisi asli sebagai gelandang bertahan.

Liverpool sebenarnya kedatangan Naby Keita pada bursa transfer musim panas 2018. Namun, sama seperti Henderson, Keita lebih fokus menyerang. Karena itu, nama-nama seperti Wilfried N’didi (Leicester City), Victor Wanyama (Tottenham Hotspur) dan Steven Nzonzi (Sevilla) bisa dibidik untuk didatangkan.

3. Mencari Pengganti Coutinho

(Foto: REUTERS/Phil Noble)

Philippe Coutinho meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Barcelona pada bursa transfer musim dingin 2018. Namun, Liverpool tak langsung mendatangkan pengganti Coutinho. Padahal, kehadiran seorang fantasista di tim asuhan Jurgen Klopp itu sangatlah penting.

Ketika trio Sadio Mane, Mohamed Salah dan Roberto Firmino tampil mengisi lini depan Liverpool, Coutinho biasanya beroperasi persis di belakang ketiga pemain itu. Saat ini posisi itu ditempati Chamberlain. Namun, kualitas Chambo –sapaan akrab Chamberlain– jelas masih di bawah Coutinho yang mulai menemukan permainan terbaik bersama Barcelona.

2. Mendapatkan Tandem Virgil van Dijk

(Foto: REUTERS/Andrew Yates)

Liverpool mengeluarkan 71 juta pounds atau sekira Rp1,35 triliun untuk mendapatkan Virgil van Dijk dari Southampton. Kehadiran Van Dijk mulai memberikan dampak positif bagi Liverpool. Dalam lima penampilan terakhir Van Dijk, gawang Liverpool hanya kemasukan tiga kali.

Meski begitu, bukan berarti Liverpool tak membutuhkan perbaikan. Klopp mesti mencari tandem ideal bagi Van Dijk, sebab dua bek Liverpool musim ini yakni Dejan Lovren dan Joel Matip sering kali membuat blunder.

Hasilnya gawang Liverpool sudah kemasukan 34 gol dari 30 laga di Liga Inggris 2017-2018. Catatan itu merupakan yang terburuk ketimbang penghuni lima besar klasemen. Nama bek Lazio yakni Stefan De Vrij dan Jonny Evans (West Browmich Albion) bisa dikedepankan untuk digaet Liverpool.

1. Mencari Kapten Baru

(Foto: REUTERS/Carl Recine)

Semenjak Steven Gerrard meninggalkan Liverpool pada pertengahan 2015, jabatan kapten diberikan kepada Jordan Henderson. Sebenarnya Hendo –sapaan akrab Henderson– menampilkan performa lumayan tiap kali diturunkan. Namun, masalahnya Hendo sering terkena cedera sehingga jarang memimpin langsung rekan-rekannya.

Apalagi pada musim depan, Liverpool kedatangan Keita. Bukan tak mungkin kehadiran gelandang berpaspor Guinea itu membuat Hendo kesulitan menembus starting XI. Karena itu, Klopp mesti mencari pemain yang dapat tampil konsisten dan jarang terkena cedera. Nama James Milner, Van Dijk dan Roberto Firmino bisa dijadikan alternatif.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini