5 Alasan Barcelona Akan Singkirkan Chelsea di 16 Besar Liga Champions

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 16:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 14 261 1859554 5-alasan-barcelona-akan-singkirkan-chelsea-di-16-besar-liga-champions-NNr12rTDxQ.jpg Iniesta usai mencetak gol ke gawang Chelsea pada 2009. (Foto: AP)

SEBANYAK tiga wakil Spanyol yang lolos ke 16 besar Liga Champions 2017-2018 menghadapi lawan-lawan berat. Real Madrid ditantang Paris Saint-Germain (PSG), Sevilla dihadang Manchester United dan Barcelona dihadapkan dengan Chelsea. Dari ketiga laga itu, pertandingan yang mempertemukan Chelsea vs Barcelona paling menarik perhatian.

Hal itu karena ini bukanlah yang pertama mempertemukan keduanya. Di era milenium baru, sudah delapan kali mereka bertemu di fase knockout. Sebut saja di babak 16 besar 2004-2005, 2005-2006, serta semifinal 2008-2009 dan 2011-2012.

Hasilnya berimbang dengan masing-masing tim sama-sama dua kali lolos ke babak selanjutnya. Meski catatan berimbang, catatan terkini membuat Blaugrana –julukan Barcelona– lebih berpeluang meraih kemenangan sekaligus menyingkirkan Chelsea dari kompetisi antarklub Eropa paling prestisius itu. Apa saja alasannya?

Berikut 5 alasan Barcelona akan singkirkan Chelsea di 16 besar Liga Champions, mengutip dari Sportskeeda:

5. Hazard Bekerja Sendirian

(Foto: AFP/Adrian Dennis)

Pelatih Chelsea Antonio Conte menjadikan pola 3-4-3 sebagai andalan. Eden Hazard menjadi poros dari permainan tersebut. Jika tak dimainkan sebagai winger kiri, pesepakbola berusia 27 tahun berperan sebagai false nine atau penyerang bayangan. Ketergantungan Chelsea terhadap Hazard pun sangat besar saat ini. Dari 10 gol terakhir yang dicetak Chelsea di Liga Inggris, enam di antaranya dicetak Hazard.

Hal itu membuktikan Chelsea terlalu bergantung kepada mantan pemain Lille tersebut. Namun, hanya mengandalkan Hazard merupakan sebuah kesalahan bagi Chelsea. Karena itu hanya dengan mematikan Hazard, kesempatan Barcelona untuk memenangi pertandingan terbuka lebar.

4. Serangan Barcelona Terlalu Tangguh untuk Pertahanan Chelsea

(Foto: AFP/Jose Jordan)

Barcelona mengandalkan Lionel Messi dan Luis Suarez untuk mengoyak jala gawang lawan. Total hanya di dua ajang yakni Liga Spanyol dan Liga Champions, Blaugrana –julukan Barcelona–mencetak 69 gol dari 29 penampilan atau rata-rata 2,3 gol per pertandingan.

Kedahsyatan itu diprediksi akan membuat pertahanan Chelsea kocar-kocir. Di saat ingin memperkuat pertahanan, Conte justru memarkir pemain berpengalaman asal Brasil, David Luiz. Karena itu, pertahanan Chelsea yang digalang Gary Cahill harus siap menerima serangan dahsyat dari kombinasi Messi, Suarez plus pemain anyar Philippe Coutinho.

3. Conte Tak Miliki {Starting} XI Andalan

(Foto: REUTERS/David Klein)

Musim lalu, Conte memiliki starting XI yang baku. Namun di musim ini, banyaknya pemain baru membuat Conte justru sering membongkar pasang pemain di susunan sebelas pemain awal. Hal itu membuat permainan Chelsea jadi tak sesolid musim lalu.

Ambil contoh kedatangan Olivier Giroud membuat Conte lebih sering memainkan penyerang asal Prancis itu ketimbang Alvaro Morata. Begitu juga di lini sentral. Dalam pola 3-4-3, Conte masih kebingungan untuk mencari tandem ideal bagi N’Golo Kante, entah itu Cesc Fabregas atau Tiemoue Bakayoko.

2. Barcelona Akan Dominasi Lini Tengah Chelsea

(Foto: REUTERS/Heino Kalis)

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde menjadikan pola 4-4-2 sebagai andalan. Dalam pola tersebut, Valverde mengandalkan Paulinho, Ivan Rakitic, Sergio Busquets dan sang pemain anyar Philippe Coutinho.

Keempat pemain itu memiliki kemampuan dalam hal menetralisir atau pun membangun serangan. Gelandang Chelsea macam Kante atau Fabregas butuh usaha keras untuk memenangi duel dengan nama-nama di atas.

1. Performa Musim Ini

(Foto: REUTERS/Heino Kalis)

Performa Barcelona dan Chelsea bak bumi dan langit musim ini. Di saat Barcelona belum merasakan kekalahan di Liga Spanyol, Chelsea sudah menerima enam hasil minor di Liga Inggris. Begitu juga di Liga Champions. Barcelona sama sekali belum tersentuh kekalahan, sedangkan Chelsea satu kali takluk, tepatnya dari AS Roma.

Selain itu, Chelsea dalam tren negatif. Sebelum mengalahkan WBA 3-0 awal pekan ini, Hazard dan kawan-kawan menerima hasil buruk di Liga Inggris. Berturut-turut, Chelsea dibungkam Bournemouth 0-3 dan Watford 1-4.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini