SEBANYAK tiga wakil Spanyol yang lolos ke 16 besar Liga Champions 2017-2018 menghadapi lawan-lawan berat. Real Madrid ditantang Paris Saint-Germain (PSG), Sevilla dihadang Manchester United dan Barcelona dihadapkan dengan Chelsea. Dari ketiga laga itu, pertandingan yang mempertemukan Chelsea vs Barcelona paling menarik perhatian.
Hal itu karena ini bukanlah yang pertama mempertemukan keduanya. Di era milenium baru, sudah delapan kali mereka bertemu di fase knockout. Sebut saja di babak 16 besar 2004-2005, 2005-2006, serta semifinal 2008-2009 dan 2011-2012.
Hasilnya berimbang dengan masing-masing tim sama-sama dua kali lolos ke babak selanjutnya. Meski catatan berimbang, catatan terkini membuat Blaugrana –julukan Barcelona– lebih berpeluang meraih kemenangan sekaligus menyingkirkan Chelsea dari kompetisi antarklub Eropa paling prestisius itu. Apa saja alasannya?
Berikut 5 alasan Barcelona akan singkirkan Chelsea di 16 besar Liga Champions, mengutip dari Sportskeeda:
5. Hazard Bekerja Sendirian
(Foto: AFP/Adrian Dennis)
Pelatih Chelsea Antonio Conte menjadikan pola 3-4-3 sebagai andalan. Eden Hazard menjadi poros dari permainan tersebut. Jika tak dimainkan sebagai winger kiri, pesepakbola berusia 27 tahun berperan sebagai false nine atau penyerang bayangan. Ketergantungan Chelsea terhadap Hazard pun sangat besar saat ini. Dari 10 gol terakhir yang dicetak Chelsea di Liga Inggris, enam di antaranya dicetak Hazard.
Hal itu membuktikan Chelsea terlalu bergantung kepada mantan pemain Lille tersebut. Namun, hanya mengandalkan Hazard merupakan sebuah kesalahan bagi Chelsea. Karena itu hanya dengan mematikan Hazard, kesempatan Barcelona untuk memenangi pertandingan terbuka lebar.