TAMPIL di lini depan sebuah tim sepakbola mungkin menjadi peran yang paling istimewa bagi setiap pemain. Pasalnya, posisi tersebut begitu krusial karena menentukan masa depan setiap klub yang dibelanya.
Mengisi posisi krusial, setiap striker atau penyerang pun didesak untuk selalu menunjukkan penampilan yang apik dan juga konsisten. Hal tersebut sangat diperlukan agar bisa memastikan kemenangan bagi tim di setiap pertandingan.
Karena itu, penampilan striker akan selalu menjadi sorotan banyak orang. Jika tampil apik, mereka dipastikan akan mendapat sanjungan tanpa henti dari orang-orang. Kritik bertubi-tubi juga pasti diterima setiap striker yang tampil buruk.
Striker-striker klub papan atas dunia pasti telah merasakan hal tersebut. Mendapat kritik tajam sudah bukan hal yang asing jika mereka tampil mengecewakan. Terlebih, jika penampilan buruk itu terus-menerus diperlihatkannya.
Ada beberapa striker yang terus menunjukkan penampilan buruknya. Kali ini, Okezone pun akan membahas striker-striker yang masuk kategori tersebut. Berikut lima penyerang terburuk di dunia, sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, Senin (5/2/2018).
5. Andy Carroll
Nama striker asal Inggris, Andy Carroll, masuk kategori ini. Kemampuan yang kurang apik terus ditunjukkannya saat memperkuat lini depan tim yang dibelanya. Berbagai kritik pun terus dilontarkan kepada Carroll karena penampilannya yang dinilai buruk.
Karena itu, Liverpool pun memutuskan untuk menjual Carroll ke West Ham United setelah kontraknya habis pada 2013. Mendatangkan Carroll ke Anfield Stadium pun dianggap sebagai keputusan fatal yang pernah dilakukan Liverpool.
Andy Carroll. (Foto: Sportskeeda)
Terlebih, dana besar harus dikeluarkan tim berjuluk The Reds itu untuk memboyong Carroll. Mereka memberi mahar 36 juta poundsterling atau sekira Rp687 miliar untuk dapat mengeluarkan Carroll dari Newcastle.
Setelah resmi diboyong West Ham, penampilan Carroll tak juga menunjukkan perubahan. Bahkan, penampilan pemain berusia 29 tahun itu terus mengalami kemunduran. Sepanjang musim 2017-2018, Carroll baru menyumbangkan dua gol dari 14 pertandingannya di seluruh kompetisi. Untuk seorang striker papan atas sepakbola Inggris, hasil itu tentu sangatlah buruk.