"Saya yakin dengan kompetensi ini, baik para pekerja serikat dan pengusaha dapat saling bersinergi. Arena tanding ini dapat meningkatkan kualitas dan mencari bibit-bibit baru sehingga dapat bermain di timnas, tentunya menjadi pertanda untuk memperebutkan juara dan saling fairplay," tuturnya.
Maka dari itu kata Hanif, bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kementerian Ketenagakerjaan berupaya menghidupkan kembali semangat Galakarya melalui LPI.
Senada dengan Menteri, Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah menyatakan, semoga ajang LPI untuk memperkuat iklim kondusif di lingkungan perusahaan, dan diharapkan dapat melahirkan atlet sepakbola potensial dari kalangan pekerja.
"Kita ingin menciptakan kondusifitas diantara pekerja dan perusahaan. Serta dapat menghasilkan atlet sepakbola potensial dari kalangan pekerja untuk bertarung ke kancah nasional. Oleh karena itu, saya ingatkan untuk saling meningkatkan rasa kebersamaan, fairplay, serta persatuan dan kesatuan," imbuhnya.
Adapun sebanyak 13 perusahaan yang turut ambil bagian dalam pertandingan sepakbola yang akan berlangsung di Stadion Depati Amir, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. Ajang ini dimulai pada 1 Februari-10 Februari mendatang.