Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Choirul Huda Meninggal Dunia Akibat Benturan di Lapangan, PSSI Minta Pendapat FIFA

Deden Rochman Saputro , Jurnalis-Selasa, 17 Oktober 2017 |15:28 WIB
Choirul Huda Meninggal Dunia Akibat Benturan di Lapangan, PSSI Minta Pendapat FIFA
PSSI berdiskusi dengan FIFA terkait meninggalnya Choirul Huda (Foto: PSSI)
A
A
A

JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) meminta pendapat khusus kepada Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) terkait kasus meninggalnya kiper Persela Lamongan, Choirul Huda saat bertanding di Liga 1 2017 melawan Semen Padang di Stadion Surajaya, Minggu 15 Oktober 2017. Kala itu, Huda mengalami benturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues.

Huda yang tergeletak di lapangan dan sempat mendapat pertolongan medis. Ia pun dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sugiri Lamongan dengan menggunakan ambulans. Namun, nyawa pemain berusia 38 tahun itu tak tertolong hingga akhirnya mengembuskan nafas terakhir usai melewati masa kritis.

Baca juga: Hormati Choirul Huda, Pekan Ke-30 Liga 1 2017 Diwarnai Mengheningkan Cipta dan Penggunaan Pita Hitam

Menggapai insiden tersebut, Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengatakan PSSI menyadari pertolongan pertama pada kejadian tak terduga yang dialami pemain di lapangan harus lebih ditingkatkan lagi. Ia menyebut PSSI telah berkoordinasi dengan FIFA mengenai musibah yang dialami Huda.

“PSSI menyadari bahwa perkembangan ini (pertolongan pertama) sudah cukup pesat. Kita ingin kasus ini menjadi refrensi, bahkan kita sharing ke FIFA. Ada case yang punya pendapat seharusnya itu ditangani tuntas di lapangan, tidak harus buru-buru ke rumah sakit dan seterusnya,” kata Joko Driyono, seperti dilansir Goal Indonesia, Selasa (17/10/2017).

“Komite di medis dan PSSI akan melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Agar ke depan, penanganan yang demikian menjadi lebih efektif,” sambungnya.

Baca juga: Beri Penghargaan, 2 Anak Choirul Huda Dapat Beasiswa dari Pemkab Lamongan

Baca juga: Penuh Loyalitas dan Ramah, Kesan yang Diberikan PSSI untuk Choirul Huda

Lebih lanjut, Joko menuturkan beberapa kejadian tak terduga di lapangan bisa terjadi. Maka dari itu, beberapa perangkat pertandingan harus disediakan dan menjadi standar, seperti ambulans, tandu, hingga rumah sakit rujukan. PSSI pun mengambil langkah analisis secara mendalam terkait insiden yang menimpa Huda agar menjadi evaluasi bagi penyelenggaraan Liga Indonesia.

“Oleh karenanya, PSSI menyadari bahwa ini menjadi telaah yang sangat serius. Kami harus berdiskusi tidak hanya di level PSSI bahkan sampai ke FIFA. Banyak kejadian, ada sudden heart attack, cardiac arrest, benturan di kepala dan sebagainya,” tutup Joko.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement