Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Pemuncak Klasemen Liga 1 2017, Persegres Tidak Minder

Kukuh Setiawan (Koran Sindo) , Jurnalis-Jum'at, 26 Mei 2017 |15:11 WIB
Hadapi Pemuncak Klasemen Liga 1 2017, Persegres Tidak Minder
Persegres saat kalahkan Persiba. (Foto: ANTARA/Risyal Hidayat)
A
A
A

GRESIK -- Pertandingan antara Persegres Gresik United kontra PSM Makassar pada Minggu 28 Mei 2017 ibarat duel 'bumi dan langit'. Persegres menjadi pihak 'bumi' karena berada di papan bawah klasemen sementara Liga 1 2017, sedangkan PSM sedang melambung sebagai pemimpin di urutan teratas.

Dengan perbedaan yang mencolok itu, pihak tuan rumah Persegres mencoba tidak keder sebagai pihak yang tak diunggulkan. Sebagai pemilik kandang, tim kebanggaan Ultrasmania ingin membuat kejutan dengan mengalahkan Juku Eja, meski misi tersebut sangat berat untuk diwujudkan.

Pelatih Persegres Hanafi terus berupaya membakar daya juang pemainnya agar tidak keburu memandang lawan mustahil dikalahkan. Menurutnya status PSM sebagai pemuncak klasemen belum menjadi jaminan mereka akan dengan mudah merenggut poin dari Stadion Petrokimia.

"Saya menekankan agar tidak minder atau tidak merasa menjadi pihak lebih lemah. Hilangkan semua pikiran dan fokus untuk menghadapi pertandingan nanti. PSM memang sekarang memimpin klasemen, tetapi tidak ada tim yang tak bisa dikalahkan di Liga 1," sebut Hanafi, pelatih asal Malang.

Sebagai pelatih, dirinya memahami kekuatan yang dihadapi kali ini bukan lawan sembarangan dan memiliki kelas tersendiri. Buktinya, PSM baru menderita sekali kekalahan dalam tujuh pertandingan dan itu membuktikan mereka sangat siap bersaing di kompetisi musim ini.

"PSM terbukti bisa bersaing di Liga 1 dan mereka menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Tetapi dalam sepak bola, semua ditentukan selama 90 menit dan tak ada tim yang sempurna. Saya meminta tim bermain sebaik mungkin sebagai modal awal. Soal bagaimana hasil akhirnya, kita lihat nanti," tambah dia.

Sementara itu, manajemen Laskar Jaka Samudera mengajukan permintaan pergeseran jam kick-off kontra PSM. Jadwal kick-off yang seharusnya pukul 19.30 WIB, dinilai terlalu dekat dengan saat berbuka puasa dan shalat tarawih. Manajemen ingin kick-off digeser menjadi pukul 20.30 WIB.

"Kalau pukul 19.30 WIB kayaknya terlalu dekat dengan buka puasa dan ada yang belum selesai shalat tarawih. Makanya kami mengajukan kick-off digeser lebih malam, apalagi pertandingan nanti tidak disiarkan live jadi kemungkinan tidak ada masalah untuk melakukan perubahan," jelas Hendri Febri, Sekretaris Persegres.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement