Baik El Real (julukan Madrid) maupun Sporting, keduanya akan membawa serta reputasi dan gengsi masyarakat ibu kota dua negara bertetangga ini. Dua negara “penguasa” Semenanjung Iberia yang terpisah perbedaan budaya dan bahasa, serta persaingan era kolonial masa lalu.
Kembali ke soal lapangan hijau, kedua tim yang terlibat di Derby Iberia ini juga tengah on fire. Baik Madrid maupun Leões atau Singa Lisbon (julukan Sporting), sama-sama masih punya catatan sempurna di pentas domestik masing-masing dan tengah memuncaki klasemen liga.
Di partai terakhir liga masing-masing pun, Madrid dan Sporting mencatatkan kemenangan fantastis. Los Merengues (julukan lain Madrid) menghajar Osasuna 5-2, sementara Sporting membekap Moreirense FC 3-0.
Tapi sayangnya di Derby Iberia ini, entrenador (pelatih) Real Madrid Zinedine Zidane, takkan bisa menurunkan portero (kiper) utamanya Keylor Navas dan Coentrão. Navas dan Coentrão masih sama-sama didera cedera kaki. Di kubu tim tamu, hanya defesa (bek) Jefferson Nascimento yang tak bisa tampil karena cedera serupa.