Di sisi lain partai ini bakal berkalang tekanan. Pressure atas pembuktian konsistensi mendera Wenger. Pasalnya dalam beberapa laga domestik, permainan dan hasil akhir yang didapat Arsenal terbilang labil.
Di matchday pertama Liga Inggris, mereka keok 3-4 dari Liverpool. Kemudian di pekan berikutnya ditahan imbang 0-0 oleh juara bertahan Leicester City. Sedangkan dua kemenangan mereka bungkus kala melawan Watford (3-1) dan Southampton (2-1).
Tekanan serupa juga melanda entraîneur (pelatih) PSG Unai Emery. Sempat menang di dua journée (pekan pertandingan) awal Ligue 1 (1-0 vs SC Bastia dan 3-0 vs FC Metz), PSG yang musim panas ini ditinggal Zlatan Ibrahimovic dan David Luiz, dibekuk 1-3 oleh AS Monaco dan draw 1-1 melawan Saint-Étienne.
Namun di lain pihak tantangan tersendiri juga dihadapi Wenger yang pada bursa transfer musim panas lalu, cukup aktif belanja pemain baru. Sebut saja Lucas Pérez, Shkodran Mustafi, Rob Holding, hingga Granit Xhaka.