Jakarta – Portugal akhirnya berhasil mengangkat trofi Pesta Bola Eropa 2016 untuk pertama kalinya. Sempat kehilangan Cristiano Ronaldo di awal babak pertama akibat cedera, tim asuhan Fernando Santos kemudian menunjukan semangat pantang menyerah menghadapi gempuran Les Blues dan berhasil mencuri kemenangan lewat gol tunggal Eder di masa perpanjangan waktu.
Ronaldo sejatinya sempat dua kali mencoba memasuki lapangan, tapi cedera lutut yang didapatkan saat bertabrakan dengan Dimitri Payet membuatnya harus digantikan oleh Ricardo Quaresma pada menit 25. Namun pemain Real Madrid ini tetap memberikan dukungan di pinggir lapangan, ia bahkan tak segan berteriak untuk memotivasi rekannya yang sedang bermain.
Fans Seleccao das Quinas – julukan timnas Portugal – juga patut berterima kasih kepada kiper Rui Patricio yang bermain gemilang menjaga keperawanan gawang Portugal selama 90 menit waktu normal. Kiper Portugal berusia 28 tahun tersebut akhirnya menyabet gelar man of the match partai final Pesta Bola Eropa 2016. Tercatat Patricio mementahkan delapan tembakan ke arah gawang, dan mampu menahan serangan masif Prancis di babak perpanjangan waktu.
Partai final ini pun mencatat sejumlah rekor diantaranya adalah Portugal menjadi negara ke-10 yang berhasil menjuarai Piala Eropa dan Cristiano Ronaldo merupakan pemain pertama yang bermain dalam dua final Piala Eropa yang berjarak lebih dari empat tahun setelah laga pertamanya (Piala Eropa 2004 dan 2016).