MILAN – Presiden Inter Milan, Erick Thohir, menyatakan sedih dengan aksi teror yang terjadi di kawasan Plaza Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis 14 Januari siang. Dalam insiden yang terjadi sekira pukul 11.00 WIB tersebut, tujuh orang tewas sementara 14 lainnya luka-luka.
Aksi teror yang terjadi berupa ledakan bom serta baku tembak antara pelaku dengan anggota kepolisian. Beruntung, petugas keamanan bertindak cepat dan berhasil melumpuhkan para pelaku.
Mengetahui kejadian tersebut, Thohir mengungkapkan sangat sedih melihat kotanya yang diguncang aksi teror. Selain itu, pengusaha berusia 45 tahun tersebut juga berdoa untuk para korban dan berharap kejadin seperti ini tidak terulang di belahan dunia mana pun.
"Ini sungguh menyakitkan, melihat kotaku terguncang dan menderita akibat kejadian semacam ini. Saya dan keluarga beserta seluruh staf di sini berada dalam kondisi aman dan baik. Namun, saya terkejut dengan kenyataan bahwa sejumlah orang yang tidak bersalah harus kehilangan hidup mereka akibat serangan yang mengerikan ini. Saya benar-benar tidak bisa membayangkan apa yang telah terjadi," ujar Thohir, mengutip dari laman resmi Inter Milan, Jumat (15/1/2016).
"Saya berdoa untuk para korban dan keluarga mereka, dan semoga kejadian-kejadian semacam ini –juga dengan serangan aksi teror akhir-akhir ini di Paris dan Istanbul– tidak akan pernah terulang," tambahnya.
(Reza Wahyu Saputra)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.