SLEMAN – Salah satu pemain PSS Sleman, Agus Awang Setiawan mengaku pusing tujuh keliling saat diminta tanggapan bahwa Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menolak banding yang dilayangkan PSS Sleman dan PSIS Semarang. Awang mengaku pasrah dan menyerahkan segalanya kepada manajemen PSS atas nasib kariernya yang berakhir lebih dini di lapangan hijau.
"Ya memang kemarin banding ditolak Komdis PSSI, saya tambah pusing setelah mengetahuinya," kata Awang saat dihubungi Okezone, Kamis (11/12/2014).
Awang mengaku belum mengetahui langkah apa yang akan diambil manajemen PSS ke depan mengenai ditolaknya banding oleh Komdis PSSI. Dia menyerahkan apa pun langkah manajemen, baik jika itu menerima putusan atau menolak dengan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke PSSI.
"Saya pasrah bongkokan pada manajemen, saya enggak bisa mikir itu, pusing saya," imbuhnya.
Dia mendapat sanksi dari Komdis PSSI, tidak boleh bermain sepakbola seumur hidup terkait 'Sepakbola Gajah', beberapa waktu lalu. Awang mengaku belum punya rencana untuk mencari pekerjaan lain.
"Saya belum tahu, ini masih di rumah, kepinginnya masih tetap bermain bola," katanya.
Awang melihat sanksi atas dirinya sangat berat. Namun, dia tidak bisa berbuat banyak karena menyerahkan semuanya ke manajemen.
"Yang jelas sanksi yang saya alami sangat berat, berat sekali buat saya. Mungkin yang lain juga sama, berat karena tidak boleh main," ucapnya.
Saat disinggung apa yang sebenarnya terjadi dengan sepakbola gajah ? Awang sepertinya tidak ingin terbuka. Dia sarankan untuk meminta penjelasan ke manajemen atau PSSI.
"Takut salah nanti kalau saya banyak omong, ke manajemen saja," paparnya.
Meski demikian, Awang berharap agar bisa bermain kembali dalam lapangan hijau. Dia mengaku dalam hidup mengantungkan pendapatan dari bermain sepak bola.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur PT PSS Supardjiono irit bicara. Penanggung jawab tertinggi di manajemen tim PSS itu mengaku masih menunggu surat putusan resmi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
"Kita tunggu suratnya, belum kita terima ya enggak bisa beri komentar," katanya.
Saat disinggung apakah menerima atau menolak dengan mengajukan PK ? Pardji tak ingin memberi tanggapan. Meski demikian, dia masih memikirkan nasib tim dan pemain PSS yang mendapat vonis berat.
(A. Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.