TURIN – Layaknya mesin diesel yang butuh waktu untuk “memanas”, Fernando Llorente juga sempat kesulitan mengembalikan performa terbaiknya. Namun perlahan, “sentuhannya” pun kembali yang tentu disyukuri bomber asal Spanyol itu.
Sejak diboyong Juventus dari Athletic Bilbao, Llorente diharapkan jadi penopang utama lini depan guna memborong gol demi gol ke gawang lawan. Namun harapan itu tak kesampaian. Tapi dengan telaten, Llorente terus memperbaiki performanya, baik saat melakoni sesi latihan maupun kala dipercaya turun oleh allenatore Antonio Conte.
Hasilnya, Llorente kini tak kalah tajam dari attaccante anyar Juve lainnya, Carlos Tévez. Pemain berusia 28 tahun ini punya koleksi apik di enam laga terakhir Juve dengan memetik empat gol. Inilah Llorente yang sesungguhnya lantaran di awal musim, si pemain merasa tak bermain dengan kemampuan sebenarnya.
“Saya kini sudah merasa jadi pemain yang sebenarnya. Saya tak mengenali diri saya (di awal musim). Pemain itu bukanlah saya yang sebenarnya,” ujar Llorente kepada AS, Jumat (27/12/2013).
“Sekarang saya sudah meraih kembali performa yang bisa memberikan Anda aksi-aksi terbaik. Saya merasa sudah ‘nyetel’ dengan tim secara fisik dan taktik. Saya sangat bahagia dan bergabung ke Juve jadi keputusan terbaik buat saya,” tandasnya.
(Randy Wirayudha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.