JAKARTA - Greg Nwokolo sedang tersandung kasus hukum setelah dituduh melakukan percobaan perkosaan dan penganiayaan. Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husin memberikan tanggapannya.
Seperti diketahui, striker tim nasional Indonesia dan Arema itu telah dilaporkan oleh seorang wanita bernama Rahelia Geby ke Polres Jakarta Selatan. Dalam laporan polisi bernomor LP/1632/K/VII/2013/Restro Jakarta Selatan itu Rahelia bersama kawan-kawannya mengaku diajak ke kediaman Greg di Jalan BDN, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat pekan lalu setelah sebelumnya bertemu di sebuah klab malam di Senayan.
Wanita berusia 25 tahun itu mengaku mendapat perlakuan tidak senonoh saat berada di kamar Greg. Pria asal Nigeria itu, katanya, memintanya untuk berhubungan intim tetapi Geby menolak hingga membuat Greg marah dan memukul kepala wanita tersebut.
Djohar Arifin mengaku prihatin dengan kasus yang dialami oleh striker andalan Merah Putih ini. Dia menghimbau agar pemain timnas bisa menjaga sikap kapan pun dan dimana pun karena mereka statusnya sudah menyamai seorang publik figur atau selebritis.
"Pemain timnas itu seperti selebritis. Oleh karena itu para pemain jangan sekali-kali berbuat ulah, harus selalu bersikap baik," kata Djohar di Jakarta, Kamis (22/8).
Djohar menyatakan hingga saat ini dia belum bertemu atau berkomunikasi dengan Greg. Orang nomor 1 di induk organisasi sepakbola Tanah Air itu lantas berharap agar kasus ini bisa segera tuntas agar Greg bisa kembali fokus ke timnas yang akan melakoni laga lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2015 melawan China pada 15 Oktober mendatang.
"Saya belum mendengar penjelasan dari dia. Saya pikir masalah Greg itu murni kasus pribadi sehingga tak ada kaitannya dengan pelatnas timnas," cetus Djohar.
Follow Twitter @bola_okezone
(Fitra Iskandar)