LONDON – Penyerang Chelsea asal Spanyol, Fernando Torres, dituduh menjadi kambing hitam atas hasil minor yang diperoleh The Blues. Dari 15 pekan bergulirnya Premier League, Torres baru berhasil mencetak empat gol.
Pemain bernama lengkap Fernando Jose Torres Sanz ini kerap dijadikan penyerang tunggal dalam formasi 4-2-3-1, yang sering diterapkan The Blues, dan posisi ini dinilai tidak cukup mampu membuat Torres produktif untuk mencetak banyak gol.
Berikut analisa versi Bleacherreport.com mengenai apa saja yang harus dilakukan Rafael Benitez untuk mantan striker Liverpool tersebut.
1. Perlu Teman Duet di Lini Depan
Semasa Torres masih menjadi pemain Liverpool terlihat bahwa dirinya sangat mampu mengancam pertahanan lawan, bahkan bisa dibilang dia menjadi salah satu striker yang berbahaya dengan rekan duet kala itu, Dirk Kuyt.
Namun keadaan berbalik saat dia memutuskan hijrah ke Chelsea. Dengan pola 4-2-3-1, mungkin ada baiknya bila pola ini diubah ke skema 4-4-2 dengan menduetkan Torres dengan salah satu penyerang lain untuk menjaga keseimbangan penyerangan.
2. Memberinya Waktu untuk Berkembang di Bawah Asuhan Benitez
Musim 2007/2008 mungkin menjadi musim paling subur yang dirasakan Torres waktu masih berseragam Liverpool, yang kala itu masih dilatih Rafael Benitez.
Pemain berjuluk El Nino ini berhasil mengemas 33 gol di semua kompetisi bersama The Reds, 24 gol di antaranya dicetak di Premier League. Saat ini Torres dan Benitez kembali bersatu, memberinya sedikit waktu beradaptasi, dan bukan tidak mungkin mengembalikan performa El Nino.
3. Duet dengan Pemain Besar
Bisa dibilang ini cara instan untuk mempertajam lini depan. Menjadikan Torres sebagai striker tunggal mungkin buka cara yang ampuh bila dilihat dari beberapa pertandingan terakhir Chelsea.
Penyerang murni yang dimiliki Chelsea saat ini hanya Daniel Sturridge dan Lucas Piazon, karena Juan Mata biasa bermain di lini tengah dengan Oscar dan Eden Hazard. Spekulasi yang berkembang, bila The Blues berhasil mendapatkan striker kelas dunia sekaliber Radamel Falcao, dirasa dapat membantu Torres menjadi lebih tajam untuk mengancam gawang lawan.
Dua pilihan terakhir ini mungkin kemungkinan terburuk bila Torres tetap tidak menemukan kembali performa terbaiknya.
4. Membangkucadangkan Torres
Pilihan ini memang kemungkinan kecil akan diterapkan Rafa, mengingat saat ini Chelsea sedang krisis penyerang. Tetapi bila terus menerus mengandalkan Torres di sektor penyerang, dan tetap tidak ada hasil yang lebih baik, tentu mengganti dengan stok penyerang yang ada, bukan tidak mungkin akan diterapkan bagi klub yang bermarkas di Stamford Bridge ini.
5. Menjualnya pada Transfer Window
Ini juga salah satu langkah instan, menjualnya pada transfer window dan uang hasil penjualan Torres bisa dijadikan modal untuk membeli striker kelas dunia yang bisa memberikan jaminan lebih bagi The Blues.
Dikabarkan, klub yang saat ini berada di garda paling depan untuk mendapatkan tandatangan Torres adalah klub kaya raya asal Rusia, Anzhi. Selain itu juga ada kabar yang menyebutkan bahwa Torres akan kembali ke klub asalnya, Atletico Madrid sebagai bagian dari rencana Chelsea mendatangkan Radamel Falcao.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.