LONDON - Debut seorang Gary Cahill di Liga Champions berakhir menyedihkan. Pasalnya Cahill gagal mengawal lini belakang Chelsea dengan baik hingga akhirnya kandas 3-1 dari Napoli, dan hal itu sangat mengecewakan Cahill.
“Saya jelas sangat kecewa. Kecewa dengan hasil debut Liga Champions. Jadi malam itu jelas terasa cukup lambat bagi saya,” tutur Cahill, dinukil dari Goal, Kamis (23/2/2012).
Cahill pun membuka kembali memori dalam laga malam tadi, ketika timnya tampil penuh percaya diri pada awal laga, namun berakhir buruk di akhir laga. Mantan punggawa Bolton itu juga mencoba memberi analisis kelemahan timnya di laga itu.
“Laga itu dimulai dengan brilian. Kami membuat mereka frustasi pada awal laga, lalu mereka membuat kesalahan dan kami dapat mencetak gol. Dalam beberapa hal, pertandingan itu terlihat benar-benar terbuka malah sangat solid,” imbuhnya.
“Kami harusnya menutup pintu pergerakan pemain, membuat semua benar-benar rapat dan mengakhiri babak pertama dengan unggul 1-0, tetapi kenyataannya tidak begitu. Saya pikir kami terlalu mudah ditusuk dari pergerakan terbuka.”
Cahill juga tidak ingin banyak beralasan dengan kekalahan yang diderita The Blues di San Paolo. Yang pasti, Cahill membuat kesimpulan bahwa para punggawa Chelsea yang tampil kurang maksimal membuat pemain Napoli bisa meraih kemenangan.
“Tetapi itu bukanlah alasan mendasar. Gol datang dari bola-bola panjang, yang merupakan makanan sehari-hari orang seperti saya. Bila kami bisa menutup celah terbuka mungkin hasilnya berbeda. Mereka memiliki pemain bagus di seluruh lapangan, tetapi saya pikir kami membuat pekerjaan mereka menjadi sedikit lebih mudah,” tandasnya.
(Sebastianus Epifany)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.