Rekonsiliasi Temui Jalan Buntu

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Sabtu 10 September 2011 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 10 49 501168 7Wtd5ortuD.png Foto: Ist

MALANG - Proses rekonsiliasi manajemen Arema FC bisa jadi menemui jalan buntu. Sebab hingga kini kedua kubu manajemen yang berseteru belum ada rencana pertemuan lanjutan, setelah sebelumnya sempat membahas kemungkinan penyatuan.

 

Kubu Lucky Adrianda Zaenal menganggap tidak ada lagi rencana bertemu pihak Rendra Kresna. Ia menyatakan pertemuan di Surabaya pada 4 September lalu sudah final dan pihaknya sudah menyerahkan hasilnya ke PSSI.

 

"Semua kronologis sudah kita serahkan ke PSSI. Jadi kita menunggu hasilnya saja. Saya pikir pertemuan itu sudah cukup. Biar nanti PSSI memutuskan siapa yang mengelola Arema berdasar bukti-bukti yang ada," ucap Lucky Adrianda Zaenal.

 

Padahal, di kubu seberang, pihak Rendra Kresna masih menunggu rekonsiliasi lanjutan untuk mencapai kata sepakat. Jika Lucky tak berhasrat melakukan pertemuan, maka sudah dipastikan tak ada lagi kata rekonsiliasi di kemudian hari.

 

Ditanya soal opsi yang diberikan Rendra, pendiri klub Arema tersebut malah balik bertanya, "Kita ini pihak yang sah menurut hukum, jadi siapa yang seharusnya pantas memberikan opsi? Itu logika yang sederhana."

 

Pria yang akrab disapa Ikul ini mengingatkan, persoalan di Arema bukan urusan menang atau kalah. Namun lebih karena penegakan kebenaran serta amanah untuk membawa Arema menjadi klub modern yang lebih baik.

 

Bagaimana jika PSSI tak meloloskan Arema ke kompetisi level satu? "Saya sangat yakin Arema sudah lolos. Hanya saja PSSI tinggal memutuskan siapa yang lebih sah mengelola Arema, berdasarkan dasar hukum yang ada," yakin putra Acub Zaenal tersebut.

 

Ia berpesan kepada Aremania agar tidak panik dan sensitif terhadap kabar yang menyebut Arema kemungkinan tak lolos ke kompetisi musim depan jika dua kubu tak bersatu. Sekali lagi ia menegaskan, Arema sudah pasti lolos dan hanya tinggal menunggu siapa yang lebih sah mengendalikan klub.

 

Lucky juga menilai persoalan di Arema sekarang sebenarnya lebih 'ringan' dibanding klub lain seperti Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta. Atas dasar itulah dirinya menyerahkan keputusan akhir ke PSSI yang memberikan deadline kepada Singo Edan pada 20 September nanti.

 

Di pihak Rendra, hingga kini belum ada pergerakan lanjutan dan masih menunggu jawaban dari kubu Lucky terkait opsi yang disodorkan. Media Officer Arema Sudarmaji menegaskan belum ada tawar menawar terkit opsi yang diberikan Rendra sewaktu pertemuan di Surabaya.

 

"Kita tetap beritikad baik menunggu jawaban dari pihak M Nur dan Mas Lucky. Tapi sampai sekarang belum ada apa-apa. Kalau memang mereka tidak berniat bertemu, bagi kami tak masalah karena itu pilihan mereka. Yang penting kami sudah melakukan yang seharusnya kami lakukan," kata Sudarmaji.

 

Sebelumnya, menurut pihak Rendra, kubu Lucky-M Nur memberikan jawaban atas opsi itu dua hari setelah pertemuan di Surabaya yang berarti pada 6 September. "Kita sudah menunggu dan sama sekali tak ada kabar," tandas Sudarmaji.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini