BANDUNG – Pertengahan Agustus ini Persib Bandung akan mengungumkan nama pelatih kepala. Hal itu dijanjikan Manajer Persib jika syarat-syarat yang ditetapkan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Pasalnya Maung Bandung – julukan Persib – jangan kalah persiapan dengan klub lain dalam mengarungi kompetisi musim depan.
Persib segera melengkapi dokumen lima aspek persyaratan, yakni legal (berbentuk badan hukum), finansial, infrastruktur, personil, dan pembinaan usia muda (supporting). Saat ini, baru aspek legal yang telah dipenuhi setelah PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) mendapat pengesahan dari Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Empat aspek lainnya akan segera dipenuhi sesuai dengan batas waktu penyerahan sebelum 22 Agustus. Sesuai agenda PSSI, pada 23 Agustus akan dilakukan verifikasi untuk dibuatkan ranking klub profesional dan tanggal 25 Agustus pengumuman nama-nama klub profesional.
Memang dalam satu pekan awal Agustus ini Persib Bandung belum memiliki nama pelatih kepala yang menahkodai Eka Ramdani dkk. Tapi mau tidak mau, usai melengkapi administrasi kepada PSSI maka semua baru nampak jelas.
Manajer Persib Umuh Muchtar belum menjamin pihaknya segera mengumumkan pelatih baru Persib musim depan lantaran PSSI belum menentukan format kompetisi musim depan. "Kalau Persib bisa saja menyatakan siap. Tapi kita juga musti menunggu klub lainnya yang siap. Karena aturan dari FIFA, LSI boleh berjalan kalau diikuti 10 klub profesional," terang Umuh.
Liga saat ini masih belum berjalan karena sekitar 70 persen klub Indonesia Super League (ISL) secara administrasi belum dinyatakan sebagai klub profesional yang boleh berkiprah
Sejumlah klub papan atas ISL musim lalu juga sudah mulai serius dalam membentuk tim. srieijaya FC misalnya, menunjuk Kas Hartadi dan duetnya dengan Kayamba Gumbs. Semen Padang juga masih ingin mempertahankan Nil Maizar yang sukses mendongkrak prestasi Kabau Sirah.
Mengenai rencana mengungumkan pelatih, Persib terbilang berpikir lama karena masih mempertimbangkan klub lain. Nama Rahmad Darmawan yang santer dikabarkan merapat urung juga dijawab manajemen. Umuh pun beralasan, bahwa mundurnya pengunguman pelatih karena faktor menunggu administrasi klub lain.
"Sampai saat ini belum ada klub yang sudah melakukan persiapan. Kebanyakan klub lain masih berpikir soal anggaran. Persib juga belum bisa mengumumkan pelatih maupun pemain untuk musim depan. Kita harus menunggu dan menghormati klub lain yang secara administrasi mungkin belum melengkapi," terangnya.
Kompetisi 2011/2012 rencananya akan digelar paling cepat 8 Oktober mendatang. Rencana format kompetisi profesional baru adalah dengan membagi dua menjadi level I dan II. Minimal jumlah peserta 10 klub, dan penentuannya berdasarkan kelengkapan dokumen klub. Hal yang menarik adalah klub yang sekarang ada di Divisi Utama, tiba-tiba masuk level I meski tidak lolos promosi pada tahun ini. Hal itu asalkan klub tersebut bisa melengkapi dokumen persyaratan sebagai klub profesional.
(Randy Wirayudha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.