Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sampdoria Kutuk Penyerangan Bus

Fitra Iskandar , Jurnalis-Senin, 18 April 2011 |01:38 WIB
Sampdoria Kutuk Penyerangan Bus
Striker AC Milan Antonio Cassano mencetak gol ke gawang bekas klubnya.(foto:Reuters)
A
A
A

GENOA – Sampdoria mengutuk penyerangan terhadap bus tim yang mengangkut pemain setelah pertandingan melawan AC Milan kemarin malam. Fans menyerang bus karena marah Sampdoria kalah 3-0 dalam pertandingan itu.
 
Saat itu sekolompok fans Blucherchiati menghentikan bus dalam perjalanan ke kota pelabuhan itu, dan langsung melakukan penyerangan. Mereka kesal Sampdoria kalah di San Siro sehingga hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.
 
Seperti dilaporkan Goal, batu dan tongkat pemukul dipakai fans yang mengamuk untuk memecahkan kaca bus dalam insiden yang terjadi pukul 03.00 CET Minggu pagi.
 
”Menanggapi episode memalukan itu, Sampdoria mengutuk peristiwa yang terjadi. Tidak ada hasil, meski pun negatif, yang bisa membenarkan aksi tersebut ketika tim hendak pulang dari Milan. Ini masa yang sulit dan tidak menyenangkan, tapi satu-satunya cara untuk keluar dari masalah ini adalah kebersamaan,” demikian pernyataan klub seperti dikutip Goal, Senin (18/4/2011).
 
Presiden Sampdoria Riccardo Garrone menambahkan,”Ini tidak bisa diterima, dan tidak ada yang bisa membenarkan tindakan ini.Saya sangat kecewa.Tapi saya akan terus maju. Saya tidak akan menyerah.”
 
Fans juga menyerang Garrone semenjak sang presiden terlibat pertikaian dengan Antonio Cassano yang dipecat di awal musim ini. Mereka juga kesal dengan performa tim saat ini, terlebih Garrone menjual Giampaolo Pazzini ke Inter Januari lalu.

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement