JAKARTA - Para pemain Thailand tampak lesu usai dikalahkan Indonesia yang membuat mereka gagal lolos ke semifinal AFF Suzuki Cup 2010. Meski kecewa dengan kepemimpinan wasit, kiper utama ‘Gajah Putih’ Sinthaweechai Hathairattanakool atau yang akrab disapa Kosin berusaha menerima kenyataan dengan lapang dada.
Untuk kali kedua sepanjang keikutsertannya di ajang AFF Cup (dulunya Tiger Cup), Thailand gagal lolos ke semifinal. Setelah pertama kali tersingkir di penyisihan grup pada 2004 silam, kali ini juara tiga kali ini harus kembali menelan pil pahit gagal ke semifinal setelah hanya mampu menempati urutan tiga klasemen akhir, di bawah Malaysia dan juara grup yang notabene tuan rumah, Indonesia.
Pelaku utama yang membuat Thailand harus angkat koper adalah skuad Garuda besutan Alfred Riedl. Thailand yang mengemban misi harus menang justru harus terkapar usai dikalahkan merah putih 1-2 pada laga pamungkas babak penyisihan Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (7/12/2010).
Namun, yang lebih menyesakkan adalah kekalahan tersebut didapat karena dua gol penalti yang diberikan wasit untuk Indonesia di sepuluh menit terakhir, lewat eksekusi Bambang ‘Bepe’ Pamungkas.
Menyikapi kekalahan timnya, Kosin memang tak menyangkal bila kepemimpinan wasit sedikit merugikan timnya. Namun, mantan kiper andalan Persib Bandung ini tak ingin menjadikan wasit asal Jepang, Ryuji Sato sebagai kambinghitam atas kegagalan timnya menembus semifinal.
“Kami kecewa, cuma mau apalagi, wasit yang punya kuasa di lapangan. Kami hanya bisa menerimanya dengan lapang dada, sebab kami sudah berusaha sekuat tenaga," tutur Kosin kepada okezone selepas laga.
Ditanya soal kansnya untuk kembali bermain di kompetisi Indonesia, kiper 28 tahun ini mengaku sangat ingin kembali merasakan atmosfer pertandingan Liga Super. “Tentu, saya sangat ingin merasakan kembali atmosfer pertandingan di kompetisi Indonesia. Jika nanti ada kesempatan, saya akan kembali lagi,” tandasnya.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.