Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pele: Handball Henry Kecelakaan

Hendra Mujiraharja , Jurnalis-Jum'at, 27 November 2009 |00:32 WIB
Pele: <i>Handball</i> Henry Kecelakaan
Foto: Reuters
A
A
A

DUBLIN - Pele mengaku simpati terhadap handball Thierry Henry  di babak play off Piala Dunia 2010 antara Republik Irlandia melawan Prancis. Menurutnya, handball Henry hanya sebuah kecelakaan.

Seperti diketahui, Henry memang menjadi bahan pembicaraan media, menyusul insiden handball itu. Bomber Arsenal itu jelas menyentuh bola sebelum memberikan assists kepada William Gallas dalam partai babak play off di Paris.

Gol itu membuat skor menjadi 1-1 dan Prancis lolos ke Piala Dunia 2010 dengan keunggulan selisih gol. Sedangkan Irlandia harus menerima nasib gagal meraih tiket ke Afrika Selatan.

Federasi Sepakbola Irlandia (FAI) memberikan surat kepada FIFA meminta pertandingan Prancis vs Irlandia diulang. Sayang, permintaan FAI itu ditolak mentah-mentah oleh FIFA.

Lantas, apa pendapat Pele? "Mungkin hakim garis bisa membantu, tapi dia tidak melihat insiden itu. Kami bilang bermain adil, tapi insiden itu tidak adil karena insiden ini terjadi begitu cepat," jelas Pele dalam sebuah konfresnsi pers di Dublin.

"Hasilnya memang tidak adil buat Irlandia. Sayang, Anda tidak bisa mengubah hal tersebut. Hasil itu memang jelas sekali tidak adil. Tapi, semua orang bisa membuat kesalahan," lanjut legenda sepakbola Brasil tersebut.

"Saya rasa Henry tidak sengaja melakukannya. Saya rasa dia tidak pernah berpikir untuk melakukan handball sebelum memberikan umpan. Sayang hal ini sudah terjadi," tandasnya dikutip Goal, Jumat (27/11/2009). 

(Hendra Mujiraharja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement